NASEHAT DALAM MENDIDIK ANAK
DR. Thariq Al Habib 1. Anak anda sering berbohong ! Itu karena Anda terlalu ketat mengintrogasinya. 2. Anak anda tidak percaya diri ! Itu karena Anda kurang memotivasinya. 3. Anak anda lemah bicaranya ! Itu karena Anda jarang berdialog dengannya. 4. Anak anda mencuri ! Itu karena Anda tidak pernah mengajarinya berbagi dengan orang lain. 5. Anak anda penakut ! Itu karena Anda terlalu sering membelanya. 6. Anak anda tidak menghormati orang lain ! Itu karena Anda sering berbicara kasar kepadanya. 7. Anak anda suka marah-marah ! Itu karena Anda tidak pernah memujinya. 8. Anak anda pelit ! Itu karena Anda tidak pernah berbagi dengannya. 9. Anak anda suka menyakiti orang lain ! Itu karena Anda kejam kepadanya. 10. Anak anda lemah ! Itu karena Anda sering menakut-nakutinya. 11. Anak anda pencemburu ! Itu karena Anda terlalu mengabaikannya. 12. Anak anda suka mengganggu Anda ! Itu karena Anda tidak pernah memeluk dan menciumnya. 13. Anak anda tidak mentaati anda ! Itu karena Anda terlalu sering menuntut. 14. Anak anda suka menyendiri ! Itu karena Anda terlalu sibuk | ||
Tuesday, 28 April 2015
Manusia seperti Sebuah BUKU….
Manusia seperti Sebuah BUKU….
Cover depan adalah tanggal lahir. Cover belakang adalah tanggal kematian. Tiap lembarnya, adalah hari2 dalam hidup kita dan apa yg kita lakukan. Ada buku yg tebal, ada buku yg tipis. Ada buku yg menarik dibaca, ada yg sama sekali tidak menarik. Sekali tertulis, tidak akan pernah bisa di’edit’ lagi. Tapi hebatnya, seburuk apapun halaman sebelumnya, selalu tersedia halaman selanjutnya yg putih bersih, baru dan tiada cacat. Sama dengan hidup kita, seburuk apapun kemarin, Allah selalu menyediakan hari yang baru untuk kita. Kita selalu diberi kesempatan baru untuk melakukan sesuatu yg benar dalam hidup kita setiap harinya. Kita selalu bisa memperbaiki kesalahan dan melanjutkan alur cerita kedepannya sampai saat usia berakhir. Syukuri hari ini…. dan isilah halaman buku kehidupanmu dgn hal2 yg baik semata. Dan, jangan pernah lupa, untuk selalu bertanya kepada Allah, tentang apa yang harus ditulis tiap harinya. Supaya pada saat halaman terakhir buku kehidupan kita selesai, kita dapati diri ini sebagai pribadi yg berkenan kepada-NYA Dan buku kehidupan itu layak untuk dijadikan teladan bagi anak2 kita dan siapapun setelah kita tiada. Selamat menulis di buku kehidupanmu, Menulislah dengan tinta CINTA dan KASIH SAYANG, serta pena KEBIJAKSANAAN. berdoa dan berharaplah : ''Agar Allah selalu menyertai setiap langkahmu'' Allah tidak pernah menjanjikan bahwa Langit itu selalu biru, Bunga selalu mekar, dan Mentari selalu bersinar.. Tapi ketahuilah bahwa Dia selalu memberi : ✽ Pelangi di setiap badai, ✽ Senyum di setiap air mata, ✽ Berkah di setiap cobaan, dan ✽ Jawaban di setiap doa. | ||
MUHASABAH DIRI
* Apa yg kita Cari didalam Hidup ini..❓
Kita hidup di gunung merindukan pantai...
Kita hidup di pantai merindukan gunung...
Kalau kemarau kita tanya kapan hujan?
Di musim hujan kita tanya kpn kemarau?
Diam di rumah pengennya pergi...
Setelah pergi pengennya pulang ke rumah...
Waktu tenang cari keramaian...
Waktu ramai cari ketenangan...
Ketika masih bujang mengeluh kepengen nikah, Sudah
berkeluarga, mengeluh belum punya anak, setelah punya anak mengeluh
biaya hidup dan pendidikan...
💐Ternyata SESUATUMU tampak indah karena belum kita miliki...
Kapankah kebahagiaan akan didapatkan kalau kita hanya
selalu memikirkan apa yang belum ada, tapi mengabaikan apa yang sudah
kita miliki...
Jadilah pribadi yang SELALU BERSYUKUR...
dengan rahmat yang sudah kita miliki...
🍃Mungkinkah selembar daun yang kecil dapat menutupi bumi yang luas ini??
Menutupi telapak tangan saja sulit...
Tapi kalo daun kecil ini nempel di mata kita, maka tertutuplah “BUMI" dengan Daun,
💖Begitu juga bila hati ditutupi pikiran buruk sekecil apapun, maka kita akan melihat keburukan dimana-mana
Bumi inipun akan tampak buruk...
👀Jangan menutup mata kita, walaupun hanya dengan daun yang kecil...
Jangan menutupi hati kita, dengan sebuah pikiran buruk, walau cuma seujung kuku...
☝SYUKURI apa yang sudah kita miliki, sebagai modal untuk meMULIAkanNYA...
Karena hidup adalah :
WAKTU yang dipinjamkan, & Harta adalah Amanah yang dipercayakan... yang semua itu akan di mintai pertanggung jawaban,
☝Bersyukurlah atas nafas yang masih kita miliki...
Bersyukurlah atas keluarga yang kita miliki... Bersyukurlah atas pekerjaan yang kita miliki... Bersyukur dan selalu bersyukur di dalam segala hal. Bersegeralah berlomba dlm kebaikan di mulai dari sekarang.
Selamat meraih kebaikan di hari ini.
| ||
Al Quran Sebagai Pengobat Hati
Satu pelajaran berharga, kembali dari Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Saat ini beliau memberikan faedah tentang Al Qur’an.
Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,
Al Qur’an adalah obat mujarab untuk hati.
Al Qur’an adalah obat mujarab untuk hati.
Al Qur’an menjadi obat bagi hati yang terkena syubhat
(racun pemikiran) dan syahwat (nafsu jelek untuk maksiat). Dalam Al
Qur’an terdapat penjelas, dimana kebatilan dienyahkan oleh kebenaran.
Penyakit syubhat yang merusak bisa enyah (pergi) karena adanya ilmu dan keinginan
(yang baik), dimana hakikat sesuatu begitu jelas karenanya. Dalam Al Qur’an terdapat berbagai hikmah yang bisa dipetik, terdapat berbagai nasehat yang baik untuk memotivasi dalam beramal dan menakut-nakuti dari berbuat kejelekan.
(yang baik), dimana hakikat sesuatu begitu jelas karenanya. Dalam Al Qur’an terdapat berbagai hikmah yang bisa dipetik, terdapat berbagai nasehat yang baik untuk memotivasi dalam beramal dan menakut-nakuti dari berbuat kejelekan.
Dalam Al Qur’an juga terdapat kisah-kisah yang bisa diambil
‘ ibroh (pelajaran) sehingga hati pun menjadi baik. Al Qur’an begitu
memberi semangat hati pada hal-hal yang bermanfaat dan memperingatkan
pula dari hal-hal yang membahayakan.
Akhirnya, hati semakin cinta pada kebenaran dan benci pada
kebatilan. Padahal sebelumnya bisa jadi hati sangat ingin berbuat
kebatilan dan benci pada kebenaran.
Al Qur’an sungguh bisa menghilangkan penyakit yang dapat
mengantarkan pada keinginan-keinginan jelek (rusak) hingga baiklah hati.
Keinginannya menjadi baik dan ia pun kembali pada
fithrahnya yang telah ditabiatkan untuknya sebagaimana badan kembali
pada tabi’atnya.
Hati akan semakin hidup dengan adanya iman dan Al Qur’an .
Sebagaimana badan semakin hidup dengan sesuatu yang dapat menumbuhkan
dan menguatkannya.
Suburnya hati itulah semisal dengan tumbuhnya badan.
Sumber: Majmu’ Al Fatawa, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, Darul Wafa’, 10/95-96.
Hati bukanlah subur dan hidup dengan nyanyian, namun dengan
Kalamullah. Dan kata Ibnul Qayyim bahwa nyanyian (musik)dan Al Qur’an
sangat mustahil untuk bersatu.
Inilah cara menyuburkan dan menenangkan hati, yaitu dengan
mendengar, membaca, menghafalkan dan mentadabburi(merenungkan) Al
Qur’an.
Hakikat Hidup dan Perjuangan
Hakikat HIDUP adalah PERJUANGAN.
Hakikat ILMU adalah AMALAN.
Hakikat AMANAH adalah pengorbanan.
Hakikat ILMU adalah AMALAN.
Hakikat AMANAH adalah pengorbanan.
Jangan mengeluh meski bersimbah peluh.
Jangan menyerah meski terkadang kalah.
Pantang mundur meski tubuh akan hancur.
Tetap semangat meski dunia seakan kiamat.
Selalu besujud meski dunia mulai carut marut.
Jangan menyerah meski terkadang kalah.
Pantang mundur meski tubuh akan hancur.
Tetap semangat meski dunia seakan kiamat.
Selalu besujud meski dunia mulai carut marut.
Jangan pernah lelah dlm menjalankan amanah.
Jangan pernah gentar meski ribuan aral terhampar.
Jangan pernah mundur meski tubuh hancur lebur.
Hanya untuk DIA, DIA, dan DIA
Selalu ada semangat di dalam dada.
Jangan pernah gentar meski ribuan aral terhampar.
Jangan pernah mundur meski tubuh hancur lebur.
Hanya untuk DIA, DIA, dan DIA
Selalu ada semangat di dalam dada.
Kita berjalan berbekalkan iman.
Kita melangkah untuk mengusung amanah.
Kita beramal untuk kehidupan yang kekal.
Kita melangkah untuk mengusung amanah.
Kita beramal untuk kehidupan yang kekal.
Di jalan dakwah kita citakan syahadah.
Di jalan dakwah kita harapkan berkah.
Di jalan dakwah semoga menggapai Jannah.
Di jalan dakwah kita harapkan berkah.
Di jalan dakwah semoga menggapai Jannah.
Sahabat surgaku...
Di sinilah rahasianya, keutamaan seseorang yang bisa bertahan dan bersabar dengan kondisi orang sekitarnya, dibanding orang yang menyepi dan tak mau berinteraksi dengan orang lain, karena tidak sabar dengan sikap dan perilaku mereka.
Di sinilah rahasianya, keutamaan seseorang yang bisa bertahan dan bersabar dengan kondisi orang sekitarnya, dibanding orang yang menyepi dan tak mau berinteraksi dengan orang lain, karena tidak sabar dengan sikap dan perilaku mereka.
“Seorang muslim yang berbaur dengan manusia, lalu ia
bersabar atas perilaku buruk mereka, itu lebih baik dari orang yang
tidak berbaur dengan manusia dan tidak sabar atas perilaku buruk
mereka.” (HR Ahmad dan Turmudzi)
Sahabat surgaku...Bila kita bisa menyadari nikmatnya berlelah di jalan dakwah, maka perjalanan kita akan menjadi indah. Pribadi santun yang hadir, jiwa-jiwa yang senantiasa berdzikir, setiap permasalahan akan segera berakhir. Lalu, pohon keimanan kita akan tumbuh mekar dan melambai semilir. Bunga-bunga pun akan merekah hingga bahagia kan terukir.
Oleh: Rochma Yulika
Sunday, 15 March 2015
luka hati
DEARY, 15 MARET 2015
Dear deary..
dah lama g buka blog, sekalinya buka blog pengen curhat di blog.. malem ini pengen ngeluarin semua rasa yang ada dihati,
dan akhirnya aku mengalami hal yang sama lagi, mungkin bener ucapan jadi do'a.. aku pernah berkomitmen ma diri sendiri kalo g mau menjalin hubungan ma cowo lagi.. karena aku terlalu sering dikecewakan,, aku berkomitmen untuk ga mau pacaran kalo g langsung nikah karena aku g mau sakit hati lagi...
ternyata bener dan sekarang sakit hati yang aku rasain melebihi sakit hati yang telah lalu..
kenapa terasa lebih sakit karena terlalu berharap akan suatu yang masih jauh dijangkau, terlalu cinta, terlalu percaya, semua serba terlalu, dan jatuhnya pun terlalu sakit.
kita pernah bercerita tentang masa depan yang ingin kita rancang, tentang semua hal, tapi langkah yang aku kira tinggal berapa langkah itu telah kandas dengan secepat waktu tanpa diduga..
disaat aku membangun sebuah keyakinan untuk memilihmu, ternyata disaat itu juga semua terbalik, kamu yang tadinya yakin semua berubah karena satu hal. di matamu aku yang sangat bersalah,,, aku masih mengingat semua kata kasar saat engkau emosi, ak selalu merenungi apa aku memang begitu salah sampai tak bisa dimaafkan. Dan kau pun memberi balasan yang lebih sakit dari yg aku rasa..
aku ga tau apa yang aku rasain saat ini.. aku bener2 hancur.. diantara benci dan cinta, sampai detik ini pun aku masih sayang banget ma kamu, tapi sayang itu diselimuti dengan rasa sakit, kecewa yang terlampau dalam,
aku masih merindukanmu, masih berharap kamu menghubungi aku tapi sepertinya itu ga akan terjadi semua sudah selese,
aku tak mengerti dengan perasaan ini, lebih baik benci benci sekalian.. tapi aku tak bisa membohongi perasanku.. kamu berarti buat aku tapi aku dah kehilanganmu,
aku beusaha menyembuhkan luka ini tapi sungguh sulit, seandainya waktu bisa berputar kembali lebih baik aku tak mengenalmu, tapi mungkin semua sudah takdir dan aku harus melewati semua ini,
luka hati ini akan membekas,,, tapi aku tak berdaya, sekuat kuatnya aku, aku tetap seorang wanita yang hatinya mudah menangis dan mudah rapuh. dibalik kecerianku ga ada yang tau beban apa yang aku rasa saat ini.
harusnya aku menyadari bukan aku yang kehilanganmu tapi engkau yang kehilangan seseorang yang sangat mencintaimu dengan tulus yang sudah merajut asa, tapi semua tinta itu harus aku hapus satu persatu,, mungkin aku akan menulis tinta itu dengan orang lain yang mau menerima kekuranganku, menyempurnakan aku, dan mau memaafkan setiap aku melakukan kesalahan.
dan aku baru sadar kenapa Tuhan melarang umatnya untuk tak berangan angan panjang, karena kita gak akan tau rencana Tuhan. kalau tak terlaksaan akan begitu kecewa.
aku tak tau bagaimana engkau disana apa yang kamu rasakan yang aku tau " you play drama, you get karma, melupakanmu membutuhkan waktu yang lama untuk bisa menghapus semua ingatanku tentangmu, engkau yang berjanji untuk selalu ada untukku akhirnya pergi juga.
ternyata kedewasaan itu ketika kita bisa memaafkan dan menahan ego kita yang selalu merasa benar.
dan semuanya sudah berakhir janji tinggalah janji, aku mencoba berdiri lagi walaupun terkadang masih terjatuh dalam kenangan...
mungkin waktu yang akan mengahapus semuanya..
terkadang manusia berada dititik paling rendah dan disaat itu do'a2 terkabul.. entah do'a yang baik atau do'a yang buruk,, hanya Tuhan yang tau tentang kebenaran dan keadilan..aku hanya berharap semuanya akan membaik seiring berjalannya waktu... karena tak mudah buat aku melewati semua diatas permasalahan2 yang terjadi dihidupku..
Tuhan diusiaku yang berkurang ini banyak harapan yang ingin aku gapai.. bantu aku..
beri aku ketabahan, keikhlasan, kesabaran, dan rasa syukur...
hanya Engkau yang tau apa yang aku rasakan saat ini,,
semua berasal darimu atas kesalahanku, tapi engkau juga yang akan menghapus rasa sedih yang aku rasa saat ini dan akan mengganti dengan pelangi yang akan indah pada waktunya.. i believe..
Dear deary..
dah lama g buka blog, sekalinya buka blog pengen curhat di blog.. malem ini pengen ngeluarin semua rasa yang ada dihati,
dan akhirnya aku mengalami hal yang sama lagi, mungkin bener ucapan jadi do'a.. aku pernah berkomitmen ma diri sendiri kalo g mau menjalin hubungan ma cowo lagi.. karena aku terlalu sering dikecewakan,, aku berkomitmen untuk ga mau pacaran kalo g langsung nikah karena aku g mau sakit hati lagi...
ternyata bener dan sekarang sakit hati yang aku rasain melebihi sakit hati yang telah lalu..
kenapa terasa lebih sakit karena terlalu berharap akan suatu yang masih jauh dijangkau, terlalu cinta, terlalu percaya, semua serba terlalu, dan jatuhnya pun terlalu sakit.
kita pernah bercerita tentang masa depan yang ingin kita rancang, tentang semua hal, tapi langkah yang aku kira tinggal berapa langkah itu telah kandas dengan secepat waktu tanpa diduga..
disaat aku membangun sebuah keyakinan untuk memilihmu, ternyata disaat itu juga semua terbalik, kamu yang tadinya yakin semua berubah karena satu hal. di matamu aku yang sangat bersalah,,, aku masih mengingat semua kata kasar saat engkau emosi, ak selalu merenungi apa aku memang begitu salah sampai tak bisa dimaafkan. Dan kau pun memberi balasan yang lebih sakit dari yg aku rasa..
aku ga tau apa yang aku rasain saat ini.. aku bener2 hancur.. diantara benci dan cinta, sampai detik ini pun aku masih sayang banget ma kamu, tapi sayang itu diselimuti dengan rasa sakit, kecewa yang terlampau dalam,
aku masih merindukanmu, masih berharap kamu menghubungi aku tapi sepertinya itu ga akan terjadi semua sudah selese,
aku tak mengerti dengan perasaan ini, lebih baik benci benci sekalian.. tapi aku tak bisa membohongi perasanku.. kamu berarti buat aku tapi aku dah kehilanganmu,
aku beusaha menyembuhkan luka ini tapi sungguh sulit, seandainya waktu bisa berputar kembali lebih baik aku tak mengenalmu, tapi mungkin semua sudah takdir dan aku harus melewati semua ini,
luka hati ini akan membekas,,, tapi aku tak berdaya, sekuat kuatnya aku, aku tetap seorang wanita yang hatinya mudah menangis dan mudah rapuh. dibalik kecerianku ga ada yang tau beban apa yang aku rasa saat ini.
harusnya aku menyadari bukan aku yang kehilanganmu tapi engkau yang kehilangan seseorang yang sangat mencintaimu dengan tulus yang sudah merajut asa, tapi semua tinta itu harus aku hapus satu persatu,, mungkin aku akan menulis tinta itu dengan orang lain yang mau menerima kekuranganku, menyempurnakan aku, dan mau memaafkan setiap aku melakukan kesalahan.
dan aku baru sadar kenapa Tuhan melarang umatnya untuk tak berangan angan panjang, karena kita gak akan tau rencana Tuhan. kalau tak terlaksaan akan begitu kecewa.
aku tak tau bagaimana engkau disana apa yang kamu rasakan yang aku tau " you play drama, you get karma, melupakanmu membutuhkan waktu yang lama untuk bisa menghapus semua ingatanku tentangmu, engkau yang berjanji untuk selalu ada untukku akhirnya pergi juga.
ternyata kedewasaan itu ketika kita bisa memaafkan dan menahan ego kita yang selalu merasa benar.
dan semuanya sudah berakhir janji tinggalah janji, aku mencoba berdiri lagi walaupun terkadang masih terjatuh dalam kenangan...
mungkin waktu yang akan mengahapus semuanya..
terkadang manusia berada dititik paling rendah dan disaat itu do'a2 terkabul.. entah do'a yang baik atau do'a yang buruk,, hanya Tuhan yang tau tentang kebenaran dan keadilan..aku hanya berharap semuanya akan membaik seiring berjalannya waktu... karena tak mudah buat aku melewati semua diatas permasalahan2 yang terjadi dihidupku..
Tuhan diusiaku yang berkurang ini banyak harapan yang ingin aku gapai.. bantu aku..
beri aku ketabahan, keikhlasan, kesabaran, dan rasa syukur...
hanya Engkau yang tau apa yang aku rasakan saat ini,,
semua berasal darimu atas kesalahanku, tapi engkau juga yang akan menghapus rasa sedih yang aku rasa saat ini dan akan mengganti dengan pelangi yang akan indah pada waktunya.. i believe..
Menarik Rizki Setiap Hari
Menarik Rizki Setiap Hari
Jika setiap hari lelah bekerja, berPeluh-peluh, Pergi Pagi, Pulang Petang, tapi Penghasilan Pas-pasan.
Jika setiap hari lelah bekerja, berPeluh-peluh, Pergi Pagi, Pulang Petang, tapi Penghasilan Pas-pasan.
Boleh jadi ada beberapa hal yg lupa kita lakukan.
1. Rajinkah kita istighfar? Padahal Alloh berjanji melimpahkan rizki bagi mereka yg selalu istighfar.
2. Sudahkah kita menjaga shalat...? Padahal di antara shalat itu ada 2 rakaat yg lebih mahal dari dunia seisinya.
3. Rajinkah kita sedekah di pagi hari? Walaupun hanya separo biji kurma? Padahal di saat itu Malaikat mendoakan keberkahan dan keberlimpahan harta bagi mereka yg bersedekah.
4. Rajinkah kita bersyukur? Padahal Alloh berjanji akan menambah nikmat yg kita syukuri.
5. Rajinkah kita dzikir, di antara dzikir itu yg serupa dengan membangun rumah di sorga, diantaranya lagi seperti harta karun di sorga.
6. Sudahkah kita selektif memilih minuman dan makanan yg halal? Sehingga tidak perlu berbuih buih lisan kita berdoa agar sejahtera. Karena pilihan kita yg haram membuat doa kita tertolak.
7. Rajinkah kita meringankan tangan membantu saudara kita? Karena saat itu Alloh akan tetap membantu kita. Bahkan Kanjeng Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam lebih menyukai membantu mereka yg kesusahan dibanding 1 bulan i'tikaf di masjid beliau.
Jika tujuh hal itu dapat kita jawab dan kita lakukan.. insya Alloh rizki itu akan datang tanpa berpeluh peluh.. wallahu a'lam bish shawaab.
Aminuddin : madinastore.com
1. Rajinkah kita istighfar? Padahal Alloh berjanji melimpahkan rizki bagi mereka yg selalu istighfar.
2. Sudahkah kita menjaga shalat...? Padahal di antara shalat itu ada 2 rakaat yg lebih mahal dari dunia seisinya.
3. Rajinkah kita sedekah di pagi hari? Walaupun hanya separo biji kurma? Padahal di saat itu Malaikat mendoakan keberkahan dan keberlimpahan harta bagi mereka yg bersedekah.
4. Rajinkah kita bersyukur? Padahal Alloh berjanji akan menambah nikmat yg kita syukuri.
5. Rajinkah kita dzikir, di antara dzikir itu yg serupa dengan membangun rumah di sorga, diantaranya lagi seperti harta karun di sorga.
6. Sudahkah kita selektif memilih minuman dan makanan yg halal? Sehingga tidak perlu berbuih buih lisan kita berdoa agar sejahtera. Karena pilihan kita yg haram membuat doa kita tertolak.
7. Rajinkah kita meringankan tangan membantu saudara kita? Karena saat itu Alloh akan tetap membantu kita. Bahkan Kanjeng Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam lebih menyukai membantu mereka yg kesusahan dibanding 1 bulan i'tikaf di masjid beliau.
Jika tujuh hal itu dapat kita jawab dan kita lakukan.. insya Alloh rizki itu akan datang tanpa berpeluh peluh.. wallahu a'lam bish shawaab.
Aminuddin : madinastore.com
Subscribe to:
Posts (Atom)