Untukmu Para Pencari Nafkah Keluarga
π"Mungkin kau tak tahu dimana rizqimu. Tapi rizqimu tahu dimana engkau. Dari langit, laut, gunung, & lembah; Rabb memerintahkannya menujumu.
✏Allah berjanji menjamin rizqimu. Maka melalaikan ketaatan padaNya demi
mengkhawatirkan apa yang sudah dijaminNya adalah kekeliruan berganda.
✏Tugas kita bukan mengkhawatirkan rizqi atau bermuluk cita memiliki; melainkan menyiapkan jawaban "Dari Mana" & "Untuk Apa" atas tiap karuniaNya.
✏Betapa banyak orang bercita menggenggam dunia; dia alpa bahwa hakikat rizqi bukanlah yang tertulis dalam angka; tapi apa yang dinikmatinya.
✏Betapa banyak orang bekerja membanting tulangnya, memeras keringatnya; demi
angka simpanan gaji yang mungkin esok pagi ditinggalkannya (mati).
✏Maka amat keliru jika bekerja dimaknai mentawakkalkan rizqi pada perbuatan kita.
✏Bekerja itu bagian dari ibadah. Sedang rizqi itu urusanNya. Kita bekerja untuk bersyukur, menegakkan taat & berbagi manfaat. Tapi rizqi tak selalu terletak di pekerjaan kita; Allah taruh sekehendakNya.
✏Bukankah Hajar berlari 7x bolak-balik dari Shafa ke Marwa; tapi Zam-zam justru terbit di kaki Ismail, bayinya!!
✏Ikhtiar itu laku perbuatan. Rizqi itu kejutan. Ia kejutan untuk disyukuri hamba bertaqwa; datang dari arah tak terduga. Tugas kita cuma menempuh jalan halal; Allah lah yang melimpahkan bekal.
✏Sekali lagi; yang terpenting di tiap kali kita meminta & Allah memberi karunia; jaga
sikap saat menjemputnya & jawab soalanNya, "Buat apa?"
Betapa banyak yang merasa memiliki manisnya dunia; lupa bahwa semua hanya "hak pakai" yang halalnya akan dihisab & haramnya akan diadzab.
✏Dengan itu kita mohon "Ihdinash Shirathal Mustaqim"; petunjuk ke jalan orang yang diberi nikmat ikhlas di dunia & nikmat ridhaNya di akhirat. Bukan jalannya orang yg terkutuk apalagi jalan orang yang tersesat.
πMaka segala puji hanya bagi Allah; hanya dengan nikmatNya-lah maka kesempurnaan menjadi paripurna".
Semoga bermanfaat.
Tuesday, 4 August 2015
hadiah untuk sahabtku
Assalamu'alaikum wr wbt, Bismillah...
Hadiah untuk Sahabat-sahabatku yang yang kucintai karena Allah,
════════
Berkata Umar bin Khattab Radhiyallahu 'anhu: Tidaklah seorang hamba diberi kenikmatan yang lebih besar setelah keislaman, selain sahabat yang sholih. Maka apabila kalian mendapati teman yang sholih, peganglah ia erat-erat"
══════════
Berkata Imam Syafi'i:
" Apabila kalian memiliki teman - yg membantumu dalam ketaatan- maka genggam erat tangannya, karena mendapatkan seorang sahabat itu sulit sedangkan berpisah darinya itu mudah"
══════════
Berkata Al Hasan Al Bashri:
" Sahabat2 kami lebih kami cintai daripada keluarga dan anak2 kami, karena keluarga kami mengingatkan kami pada dunia, sedangkan sahabat2 kami mengingatkan kami pada akhirat. Dan sebagian sifat mereka adalah : itsar (mendahulukan orang lain dalam perkara dunia)
═════π π ═════
π Berkata Luqman Al hakim pada anaknya:
" Wahai anak ku hendaknya yang pertama engkau usahakan setelah keimanan kepada Allah adalah mencari sahabat yang jujur. Karena ia ibarat pohon, bila engkau duduk berteduh di bawahnya, ia akan meneduhimu, bila engkau mengambil buahnya dia akan mengenyangkanmu, dan bila ia tidak memberimu manfaat, ia tidak merugikanmu"
═════π π ═════
π Ketika Imam Ahmad rahimahullah sakit, sampai terbaring di tempat tidurnya, sahabat beliau, Imam Syafi'i rahimahullah menjenguknya. Maka tatkala Imam Syafii melihat sahabatnya sakit keras, beliau sangat sedih, sehingga menjadi sakit karenanya. Maka ketika Imam Ahmad mengetahui hal ini, beliau menguatkan diri untuk menjenguk Imam Syafi'i. Ketika beliau melihat Imam Syafi'i beliau berkata:
Kekasihku sakit, dan aku
menjenguknya
Maka aku ikut menjadi sakit
karenanya
Kekasihku telah sembuh dan ia
menjengukku
Maka aku menjadi sembuh
setelah melihatnya
═════π ππ ═════
π Ya Allah berikan kepada kami sahabat sahabat yang sholih
π Allah berfirman :
: {ΩΨ³ΩΩ Ψ§ΩΨ°ΩΩ Ψ§ΨͺΩΩΨ§ Ψ±Ψ¨ΩΩ Ψ₯ΩΩ Ψ§ΩΨ¬ΩΨ© Ψ²Ω Ψ±Ψ§} .
Imam Ibnul Qayyim berkata menafsirkan ayat ini: "Allah enggan memasukkan manusia ke dalam surga dalam keadaan sendirian, maka setiap orang akan masuk surga bersama sama dengan sahabatnya"
πΏ Aku memohon kepada Allah, dengan nama-namaNya dan sifat-sifatNya yang mulia, agar kita menjadi sahabat sejati dalam ketaatan, yang kelak tangan-tangan ini akan menggandeng tangan yang lain memasuki surgaNya. Aamiin ya Rabbal 'aalamiin
⌣ ┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣
Hadiah untuk Sahabat-sahabatku yang yang kucintai karena Allah,
════════
Berkata Umar bin Khattab Radhiyallahu 'anhu: Tidaklah seorang hamba diberi kenikmatan yang lebih besar setelah keislaman, selain sahabat yang sholih. Maka apabila kalian mendapati teman yang sholih, peganglah ia erat-erat"
══════════
Berkata Imam Syafi'i:
" Apabila kalian memiliki teman - yg membantumu dalam ketaatan- maka genggam erat tangannya, karena mendapatkan seorang sahabat itu sulit sedangkan berpisah darinya itu mudah"
══════════
Berkata Al Hasan Al Bashri:
" Sahabat2 kami lebih kami cintai daripada keluarga dan anak2 kami, karena keluarga kami mengingatkan kami pada dunia, sedangkan sahabat2 kami mengingatkan kami pada akhirat. Dan sebagian sifat mereka adalah : itsar (mendahulukan orang lain dalam perkara dunia)
═════π π ═════
π Berkata Luqman Al hakim pada anaknya:
" Wahai anak ku hendaknya yang pertama engkau usahakan setelah keimanan kepada Allah adalah mencari sahabat yang jujur. Karena ia ibarat pohon, bila engkau duduk berteduh di bawahnya, ia akan meneduhimu, bila engkau mengambil buahnya dia akan mengenyangkanmu, dan bila ia tidak memberimu manfaat, ia tidak merugikanmu"
═════π π ═════
π Ketika Imam Ahmad rahimahullah sakit, sampai terbaring di tempat tidurnya, sahabat beliau, Imam Syafi'i rahimahullah menjenguknya. Maka tatkala Imam Syafii melihat sahabatnya sakit keras, beliau sangat sedih, sehingga menjadi sakit karenanya. Maka ketika Imam Ahmad mengetahui hal ini, beliau menguatkan diri untuk menjenguk Imam Syafi'i. Ketika beliau melihat Imam Syafi'i beliau berkata:
Kekasihku sakit, dan aku
menjenguknya
Maka aku ikut menjadi sakit
karenanya
Kekasihku telah sembuh dan ia
menjengukku
Maka aku menjadi sembuh
setelah melihatnya
═════π ππ ═════
π Ya Allah berikan kepada kami sahabat sahabat yang sholih
π Allah berfirman :
: {ΩΨ³ΩΩ Ψ§ΩΨ°ΩΩ Ψ§ΨͺΩΩΨ§ Ψ±Ψ¨ΩΩ Ψ₯ΩΩ Ψ§ΩΨ¬ΩΨ© Ψ²Ω Ψ±Ψ§} .
Imam Ibnul Qayyim berkata menafsirkan ayat ini: "Allah enggan memasukkan manusia ke dalam surga dalam keadaan sendirian, maka setiap orang akan masuk surga bersama sama dengan sahabatnya"
πΏ Aku memohon kepada Allah, dengan nama-namaNya dan sifat-sifatNya yang mulia, agar kita menjadi sahabat sejati dalam ketaatan, yang kelak tangan-tangan ini akan menggandeng tangan yang lain memasuki surgaNya. Aamiin ya Rabbal 'aalamiin
⌣ ┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣
CARA MENDIDIK ANAK
Oleh-Oleh Dari Seminar ‘Kekuatan Sentuhan Cinta’
Oleh: thasya sugito
Ceritanya, april yang lalu, saya berkesempatan berada sepanggung dengan beberapa ibu hebat, dalam sebuah seminar parenting yang temanya adalah ‘Kekuatan Sentuhan Cinta’. Para ibu hebat itu adalah:Ibu Siti Oded (Istri wakil walikota Bandung), Bunda Ria Mulianti (Istrinya Kak Eka Wardhana-Rumah Pensil Publisher), dan Teh Ninih Muthmainnah (Istri Aa Gym).
Masya Allah…
Bunda Ria Mulianti…menceritakan pengalaman beliau dalam mendidik keempat putranya. Beliau adalah seorang yang cukup sibuk diluar rumah…karena punya amanah di Rumah Pensil Publisher , sanggar gambar rumah pensil, dan juga menggawangi creative women community.
Tapi,kesibukan beliau tidak membuat beliau lupa untuk mendidik anak-anaknya untuk mencintai dan meneladani Rasulullah dan sahabat2nya. Hasilnya…anak pertama beliau adalah anak yang sangat ingin berjihad ke palestina, bahkan di usia 12 tahun, bilang ke bundanya: “bun, aku sudah menabung…ini celengan aku, tolong izinkan aku berangkat ke palestina ya. Aku sedih melihat anak-anak palestina tidak bisa sebahagia aku disini.” Bunda Ria akhirnya mengarahkan anaknya, untuk berjihad dengan pena…anak tsb diarahkan untuk menulis buku, dan ia akhirnya menulis satu seri buku cerita anak tentang jihad dan anak2 palestina. Buku tersebut sudah habis terjual 1000exp dalam 10 hari saja!! Menurut pengalaman bunda Ria, cara paling efektif untuk mengajarkan anak nilai2 kebaikan adalah dengan cara mendongeng (selain keteladanan tentunya). Sehingga beliau tidak pernah melewatkan malam tanpa mendongengkan kisah rasul dan para sahabat kepada anak-anaknya. Mendongeng, tidak harus dengan style pendongeng yang sangat ekspresif, yang mungkin sulit kita tiru….tapi lakukanlah dengan cinta….sehingga dongeng kita akan sampai ke hatinya..
Prinsipnya, kalau anak-anak sudah mengenal Tuhannya, Rasulnya (melalui dongeng)…maka insya Allah mereka akan mencintai Allah dan RasulNya. Bukankah itu yang kita harapkan?? Anak-anak yang mencintai Allah dan RasulNya, sehingga mereka tidak akan melakukan hal yang tidak disukai oleh kekasihnya itu?
Disini, yang terpikir oleh saya adalah “duh….sudah sejauh mana saya mengenalkan Allah dan juga Shiroh kepada anak-anak? Mengenalkan mungkin sudah…tapi sudahkah saya secara konsisten berikhtiar menumbuhkan cinta mereka pada Allah dan Rasul serta para sahabat?? (hiks…tamparan pertama)'”
Lalu…Umi (Bu Siti Oded), menceritakan dahsyatnya dampak rumah cinta. Beliau menceritakan fenomena anak2 di sukabumi (kota kecil) yang 60% dari 200 anak usia remaja yg dijadikan objek penelitian, ternyata sudah melakukan hubungan seks dengan pacarnya. Astaghfirullah….astaghfirullah…..kalau di kota kecil saja begitu? Gimana kabarnya dengan anak2 kita yang hidup di kota2 besar? Tambahannya…Umi cerita, bahwa ketika berkunjung ke beberapa pesantren, lalu bertanya kepada para SANTRI tentang siapa idola mereka….rata2 jawabannya adalah para artis (lokal dan korea). Duh….apakah mereka tidak mengenal Rasulullah? Sang manusia mulia nan sejati cintanya…
Itulah sebabnya….Umi menekankan…bahwa cinta, adalah dasar dari pendidikan dalam keluarga. Hanya dengan bangunan cinta yang kokohlah, anak tidak akan keluar dari pakem yang disepakati dalam keluarga. Sehingga, kata-kata “membentengi” anak….sejatinya bukanlah membentengi secara fisik (memproteksi fisik anak dari lingkungan yang tidak baik, dll)…melainkan membangun benteng tsb dalam diri anak, sehingga tercipta resiliensi (kemampuan anak untuk selalu berada dalam pakemnya, dalam koridor yang ditetapkan menjadi nilai terbaik untuk dirinya dan keluarganya) dimanapun anak berada…dengan siapapun anak bergaul. Resiliensi ini hanya akan terkokohkan dalam diri anak, bila di rumah cintanya sudah terbangun, sehingga tidak ada tempat lain yang lebih nyaman bagi si anak, selain di rumahnya sendiri.
Berikutnya, yang selalu harus menjadi pegangan utama dalam mendidik anak, dan kembali diingatkan oleh teh Ninih: “Yaa Bunayya…Laa Tusyrik Billah”. Teteh cerita….sebelum ke hal lainnya, pastikan dulu bab ini sudah mantap. Bab ketauhidan, yang menjadi dasar dari agama islam. Sehingga, insya Allah pertanggung jawaban kita kelak akan lebih ringan.
Lalu…yang orangtua sering lupa: TAUBAT!!
Kita sering merasa anak sulit diatur…anak banyak membantah…anak tidak sesuai harapan. Lalu saat perasaan itu hadir, seringkali kita merasa, itu adalah ‘salahnya’ anak. Padahal….sejatinya, itu adalah kesalahan kita dalam mendidik. Maka,TAUBAT adalah bagian terpenting dalam proses mendidik anak. Jangan hanya banyak harapan thdp anak….tapi, perbanyak taubat, perbanyak tafakur.
Teteh cerita, bagaimana dulu Ghaza (putra ke-6 tth), adalah anak yang kerjanya main PS…gak semangat belajar….sampai harus mengenakan kacamata dengan silindris 6 karena hobinya itu. Teteh saat itu merasa berdosa….karena tidak tegas dan tidak banyak menghabiskan waktu bersama Ghaza. Lalu…saat berkesempatan umroh, teteh menangis di multazam….bertaubat…mengakui kesalahannya dalam mendidik anak, dan memohon agar Allah mengampuni. Sepulang umroh….Ghaza ditanya oleh salah seorang ustadz di DT, mau tidak Ghaza menghafal qur’an? Ghaza langsung jawab mau…tanpa ba-bi-bu. Padahal, sebelumnya….sulit sekali tth mengarahkannya. Singkat cerita….dalam waktu 6 bulan…Ghaza menyelesaikan 27 juz hafalan qur’annya….dan tuntas 30 juz hanyadalam waktu 8 bulan saja.
Sehingga, benarlah…taubat kita, adalah pembuka jalan. Ketika kita bertaubat…memohon ampunan Allah atas kefakiran ilmu kita dalam mendidik anak, Allah akan bukakan jalan.
Selain itu…mencintai anak, artinya mendoakannya dengan penuh cinta. Bukan sekedar kata-kata tak berarti….melainkan kata-kata yang lahir dari hati. Saya mempraktekkannya sejak punya anak pertama 11 tahun yang lalu….ilmu ini pun saya peroleh dari teh Ninih, waktu saya masih nyantri di DT: Setiap Sholat malam….usahakan sholat dengan rakaat 2-2-2-2-…., agar kita memiliki banyak waktu untuk mendoakan anak dan suami. Ba’da dua rakaat pertama…doakan orang tua dan suami dengan penuh cinta.
Lalu…ba’da dua rakaat kedua, doakan anak yang pertama. Ba’da dua rakaat ketiga, doakan anak yang kedua, dst….
Perhatikan….setiap kali iman kita sedang baik, cinta kita sedang penuh….anak akan menjadi sesuai dengan apa yang kita harapkan. Sebaliknya….setiap kali iman kita sedang lemah….kita sedang futur, anak pun akan terasa sulit diatur, dll. Maka….penuhi diri dengan energi iman….sehingga cinta akan lahir tanpa diminta.
Anak-anak yang dibesarkan dengan cinta, insya Allah akan menjadi pribadi yang penuh cinta pula.
Dengan Cinta kita mendidik anak….dengan ilmu kita mengasuhnya….
Sungguh, berada disana bersama para ibu luar biasa ini, menyadarkan saya betapa luasnya ilmu Allah dan betapa sedikit ilmu yang sudah saya tahu dan amalkan..
Semoga bermanfaat
Oleh: thasya sugito
Ceritanya, april yang lalu, saya berkesempatan berada sepanggung dengan beberapa ibu hebat, dalam sebuah seminar parenting yang temanya adalah ‘Kekuatan Sentuhan Cinta’. Para ibu hebat itu adalah:Ibu Siti Oded (Istri wakil walikota Bandung), Bunda Ria Mulianti (Istrinya Kak Eka Wardhana-Rumah Pensil Publisher), dan Teh Ninih Muthmainnah (Istri Aa Gym).
Masya Allah…
Bunda Ria Mulianti…menceritakan pengalaman beliau dalam mendidik keempat putranya. Beliau adalah seorang yang cukup sibuk diluar rumah…karena punya amanah di Rumah Pensil Publisher , sanggar gambar rumah pensil, dan juga menggawangi creative women community.
Tapi,kesibukan beliau tidak membuat beliau lupa untuk mendidik anak-anaknya untuk mencintai dan meneladani Rasulullah dan sahabat2nya. Hasilnya…anak pertama beliau adalah anak yang sangat ingin berjihad ke palestina, bahkan di usia 12 tahun, bilang ke bundanya: “bun, aku sudah menabung…ini celengan aku, tolong izinkan aku berangkat ke palestina ya. Aku sedih melihat anak-anak palestina tidak bisa sebahagia aku disini.” Bunda Ria akhirnya mengarahkan anaknya, untuk berjihad dengan pena…anak tsb diarahkan untuk menulis buku, dan ia akhirnya menulis satu seri buku cerita anak tentang jihad dan anak2 palestina. Buku tersebut sudah habis terjual 1000exp dalam 10 hari saja!! Menurut pengalaman bunda Ria, cara paling efektif untuk mengajarkan anak nilai2 kebaikan adalah dengan cara mendongeng (selain keteladanan tentunya). Sehingga beliau tidak pernah melewatkan malam tanpa mendongengkan kisah rasul dan para sahabat kepada anak-anaknya. Mendongeng, tidak harus dengan style pendongeng yang sangat ekspresif, yang mungkin sulit kita tiru….tapi lakukanlah dengan cinta….sehingga dongeng kita akan sampai ke hatinya..
Prinsipnya, kalau anak-anak sudah mengenal Tuhannya, Rasulnya (melalui dongeng)…maka insya Allah mereka akan mencintai Allah dan RasulNya. Bukankah itu yang kita harapkan?? Anak-anak yang mencintai Allah dan RasulNya, sehingga mereka tidak akan melakukan hal yang tidak disukai oleh kekasihnya itu?
Disini, yang terpikir oleh saya adalah “duh….sudah sejauh mana saya mengenalkan Allah dan juga Shiroh kepada anak-anak? Mengenalkan mungkin sudah…tapi sudahkah saya secara konsisten berikhtiar menumbuhkan cinta mereka pada Allah dan Rasul serta para sahabat?? (hiks…tamparan pertama)'”
Lalu…Umi (Bu Siti Oded), menceritakan dahsyatnya dampak rumah cinta. Beliau menceritakan fenomena anak2 di sukabumi (kota kecil) yang 60% dari 200 anak usia remaja yg dijadikan objek penelitian, ternyata sudah melakukan hubungan seks dengan pacarnya. Astaghfirullah….astaghfirullah…..kalau di kota kecil saja begitu? Gimana kabarnya dengan anak2 kita yang hidup di kota2 besar? Tambahannya…Umi cerita, bahwa ketika berkunjung ke beberapa pesantren, lalu bertanya kepada para SANTRI tentang siapa idola mereka….rata2 jawabannya adalah para artis (lokal dan korea). Duh….apakah mereka tidak mengenal Rasulullah? Sang manusia mulia nan sejati cintanya…
Itulah sebabnya….Umi menekankan…bahwa cinta, adalah dasar dari pendidikan dalam keluarga. Hanya dengan bangunan cinta yang kokohlah, anak tidak akan keluar dari pakem yang disepakati dalam keluarga. Sehingga, kata-kata “membentengi” anak….sejatinya bukanlah membentengi secara fisik (memproteksi fisik anak dari lingkungan yang tidak baik, dll)…melainkan membangun benteng tsb dalam diri anak, sehingga tercipta resiliensi (kemampuan anak untuk selalu berada dalam pakemnya, dalam koridor yang ditetapkan menjadi nilai terbaik untuk dirinya dan keluarganya) dimanapun anak berada…dengan siapapun anak bergaul. Resiliensi ini hanya akan terkokohkan dalam diri anak, bila di rumah cintanya sudah terbangun, sehingga tidak ada tempat lain yang lebih nyaman bagi si anak, selain di rumahnya sendiri.
Berikutnya, yang selalu harus menjadi pegangan utama dalam mendidik anak, dan kembali diingatkan oleh teh Ninih: “Yaa Bunayya…Laa Tusyrik Billah”. Teteh cerita….sebelum ke hal lainnya, pastikan dulu bab ini sudah mantap. Bab ketauhidan, yang menjadi dasar dari agama islam. Sehingga, insya Allah pertanggung jawaban kita kelak akan lebih ringan.
Lalu…yang orangtua sering lupa: TAUBAT!!
Kita sering merasa anak sulit diatur…anak banyak membantah…anak tidak sesuai harapan. Lalu saat perasaan itu hadir, seringkali kita merasa, itu adalah ‘salahnya’ anak. Padahal….sejatinya, itu adalah kesalahan kita dalam mendidik. Maka,TAUBAT adalah bagian terpenting dalam proses mendidik anak. Jangan hanya banyak harapan thdp anak….tapi, perbanyak taubat, perbanyak tafakur.
Teteh cerita, bagaimana dulu Ghaza (putra ke-6 tth), adalah anak yang kerjanya main PS…gak semangat belajar….sampai harus mengenakan kacamata dengan silindris 6 karena hobinya itu. Teteh saat itu merasa berdosa….karena tidak tegas dan tidak banyak menghabiskan waktu bersama Ghaza. Lalu…saat berkesempatan umroh, teteh menangis di multazam….bertaubat…mengakui kesalahannya dalam mendidik anak, dan memohon agar Allah mengampuni. Sepulang umroh….Ghaza ditanya oleh salah seorang ustadz di DT, mau tidak Ghaza menghafal qur’an? Ghaza langsung jawab mau…tanpa ba-bi-bu. Padahal, sebelumnya….sulit sekali tth mengarahkannya. Singkat cerita….dalam waktu 6 bulan…Ghaza menyelesaikan 27 juz hafalan qur’annya….dan tuntas 30 juz hanyadalam waktu 8 bulan saja.
Sehingga, benarlah…taubat kita, adalah pembuka jalan. Ketika kita bertaubat…memohon ampunan Allah atas kefakiran ilmu kita dalam mendidik anak, Allah akan bukakan jalan.
Selain itu…mencintai anak, artinya mendoakannya dengan penuh cinta. Bukan sekedar kata-kata tak berarti….melainkan kata-kata yang lahir dari hati. Saya mempraktekkannya sejak punya anak pertama 11 tahun yang lalu….ilmu ini pun saya peroleh dari teh Ninih, waktu saya masih nyantri di DT: Setiap Sholat malam….usahakan sholat dengan rakaat 2-2-2-2-…., agar kita memiliki banyak waktu untuk mendoakan anak dan suami. Ba’da dua rakaat pertama…doakan orang tua dan suami dengan penuh cinta.
Lalu…ba’da dua rakaat kedua, doakan anak yang pertama. Ba’da dua rakaat ketiga, doakan anak yang kedua, dst….
Perhatikan….setiap kali iman kita sedang baik, cinta kita sedang penuh….anak akan menjadi sesuai dengan apa yang kita harapkan. Sebaliknya….setiap kali iman kita sedang lemah….kita sedang futur, anak pun akan terasa sulit diatur, dll. Maka….penuhi diri dengan energi iman….sehingga cinta akan lahir tanpa diminta.
Anak-anak yang dibesarkan dengan cinta, insya Allah akan menjadi pribadi yang penuh cinta pula.
Dengan Cinta kita mendidik anak….dengan ilmu kita mengasuhnya….
Sungguh, berada disana bersama para ibu luar biasa ini, menyadarkan saya betapa luasnya ilmu Allah dan betapa sedikit ilmu yang sudah saya tahu dan amalkan..
Semoga bermanfaat
APAKAH KITA ORANG SIBUk
APAKAH KITA ORANG SIBUK ?
-
Ada seorang ulama berguru kepada seorang ulama
-
Selang beberapa lama, saat dia ingin melanjutkan belajar ke guru lain.gurunya
berpesan :
“Jangan tinggalkan membaca Al Qur’an ,Semakin banyak baca Al Qur’an urusanmu semakin mudah”
-
Dan muridnya pun melakukan. Dia membaca Al Qur’an 3 juz per hari.
Dia menambahkan hingga 10 juz per hari.
Dan urusannya semakin mudah.
-
Allah yang mengurus semua urusannya.
Waktu pun semakin berkah.
-
Apa yang dimaksud dengan berkahnya waktu?
-
Bisa melakukan banyak hal dalam waktu sedikit.
Itulah berkah Al Qur’an.
-
Al Qur’an membuat kita mudah mengefektifkan manajemen waktu.
Bukan kita yang atur waktu kita, tapi Allah
-
Padahal teorinya orang yang membaca AlQur’an menghabiskan banyak waktu.
mengurangi jatah kegiatan lain, tapi Allah yang membuat waktunya itu jadi berkah.
Hingga menjadi begitu efektif.
Hidup pun efektif.
-
Dan Allah akan mencurahkan banyak berkah dan kebaikan pada kita karena
Al Qur’an .
-
Salah satu berkahnya adalah membuka
pintu kebaikan, membuka kesempatan untuk amal shalih berikutnya.
-
Dan Salah satu balasan bagi amal shalih yang kita lakukan adalah kesempatan untuk amal baik berikutnya. -
Jagalah Allah maka Allah akan menjagamu
Dan sebaliknya waktu yg selalu sibuk shg hanya habis untuk urusan dunia yg terserak, bisa jadi itu adalah tandanya ada yg salah dlm hidup kita,
-
“Barangsiapa yg bangun di pagi hari dan hanya dunia yg di pikirkannya, sehingga seolah-olah ia tidak melihat HAK ALLAH dalam dirinya, maka ALLAH akan menanamkan 4 macam penyakit padanya :
1. Kebingungan yang tiada putus-putusnya.
2. Kesibukan yang tidak pernah jelas akhirnya.
3. Kebutuhan yang tidak pernah merasa terpenuhi.
4. Khayalan yang tidak berujung wujudnya.” [Hadits Riwayat Muslim]
mari hendaklah kita luangkan waktu untuk Allah disela sela kesibukan hari
Kontribusi oleh: @mdestantos ^^)
-
Note :
“Keberkahan waktu yaitu bisa melakukan banyak amal kebaikan dalam waktu sedikit” #duniajilbab
-
Ada seorang ulama berguru kepada seorang ulama
-
Selang beberapa lama, saat dia ingin melanjutkan belajar ke guru lain.gurunya
berpesan :
“Jangan tinggalkan membaca Al Qur’an ,Semakin banyak baca Al Qur’an urusanmu semakin mudah”
-
Dan muridnya pun melakukan. Dia membaca Al Qur’an 3 juz per hari.
Dia menambahkan hingga 10 juz per hari.
Dan urusannya semakin mudah.
-
Allah yang mengurus semua urusannya.
Waktu pun semakin berkah.
-
Apa yang dimaksud dengan berkahnya waktu?
-
Bisa melakukan banyak hal dalam waktu sedikit.
Itulah berkah Al Qur’an.
-
Al Qur’an membuat kita mudah mengefektifkan manajemen waktu.
Bukan kita yang atur waktu kita, tapi Allah
-
Padahal teorinya orang yang membaca AlQur’an menghabiskan banyak waktu.
mengurangi jatah kegiatan lain, tapi Allah yang membuat waktunya itu jadi berkah.
Hingga menjadi begitu efektif.
Hidup pun efektif.
-
Dan Allah akan mencurahkan banyak berkah dan kebaikan pada kita karena
Al Qur’an .
-
Salah satu berkahnya adalah membuka
pintu kebaikan, membuka kesempatan untuk amal shalih berikutnya.
-
Dan Salah satu balasan bagi amal shalih yang kita lakukan adalah kesempatan untuk amal baik berikutnya. -
Jagalah Allah maka Allah akan menjagamu
Dan sebaliknya waktu yg selalu sibuk shg hanya habis untuk urusan dunia yg terserak, bisa jadi itu adalah tandanya ada yg salah dlm hidup kita,
-
“Barangsiapa yg bangun di pagi hari dan hanya dunia yg di pikirkannya, sehingga seolah-olah ia tidak melihat HAK ALLAH dalam dirinya, maka ALLAH akan menanamkan 4 macam penyakit padanya :
1. Kebingungan yang tiada putus-putusnya.
2. Kesibukan yang tidak pernah jelas akhirnya.
3. Kebutuhan yang tidak pernah merasa terpenuhi.
4. Khayalan yang tidak berujung wujudnya.” [Hadits Riwayat Muslim]
mari hendaklah kita luangkan waktu untuk Allah disela sela kesibukan hari
Kontribusi oleh: @mdestantos ^^)
-
Note :
“Keberkahan waktu yaitu bisa melakukan banyak amal kebaikan dalam waktu sedikit” #duniajilbab
Tuesday, 28 April 2015
mempercantik wajah dengan air beras
Lakukan Ini Sekali Seminggu, Wajah 10 Tahun Jadi Lebih Muda
Wanita Jepang telah menikmati manfaat beras selama berabad-abad. Rahasia kecantikan mereka terletak pada hadiah sederhana alam ini.
Beras merupakan sumber yang menakjubkan dari asam linoleat dan squalene, antioksidan kuat yang merangsang produksi kolagen.
Memperlambat terjadinya keriput. Squalene juga melindungi kulit saat matahari terbenam. Beras juga berlimpah vitamin E dan oryznol gamma, yang dikenal karena kemampuannya untuk melindungi jantung dan penurunan kadar kolesterol.
Sayangnya, selain dari Jepang, kebanyakan orang tidak menyadari fakta ini.
Inilah resep masker beras sederhana super yang akan menghaluskan keriput dan memberikan warna kulit yang bagus.
Anda perlu:
Beras 3 sendok makan / 1 sdm = 15 gram
Susu 1 sendok makan
1 sendok makan madu
Persiapan:
Tuang air mendidih secukupnya ke beras, kemudian saring airnya. Aduk satu sendok makan susu hangat ke dalamnya, kemudian tambahkan satu sendok makan madu.
Terapkan masker pada kulit bersih dan kering. Biarkan sampai kering. Bersihkan wajah Anda dan bilas dengan air.
Air beras memiliki sifat antioksidan yang kuat. Melembabkan kulit dan merangsang sirkulasi. Air beras juga membantu dalam menghilangkan bintik-bintik usia dan mengurangi peradangan.
Ini akan membuat kulit Anda sehat dan lembab. Gunakan untuk melindungi kulit Anda.
Untuk hasil yang optimal, ulangi perawatan ini setidaknya sekali seminggu. Anda akan kagum dari kulit Anda di cermin, Anda akan terlihat 10 tahun lebih muda.
Selamat mencoba!
Wanita Jepang telah menikmati manfaat beras selama berabad-abad. Rahasia kecantikan mereka terletak pada hadiah sederhana alam ini.
Beras merupakan sumber yang menakjubkan dari asam linoleat dan squalene, antioksidan kuat yang merangsang produksi kolagen.
Memperlambat terjadinya keriput. Squalene juga melindungi kulit saat matahari terbenam. Beras juga berlimpah vitamin E dan oryznol gamma, yang dikenal karena kemampuannya untuk melindungi jantung dan penurunan kadar kolesterol.
Sayangnya, selain dari Jepang, kebanyakan orang tidak menyadari fakta ini.
Inilah resep masker beras sederhana super yang akan menghaluskan keriput dan memberikan warna kulit yang bagus.
Anda perlu:
Beras 3 sendok makan / 1 sdm = 15 gram
Susu 1 sendok makan
1 sendok makan madu
Persiapan:
Tuang air mendidih secukupnya ke beras, kemudian saring airnya. Aduk satu sendok makan susu hangat ke dalamnya, kemudian tambahkan satu sendok makan madu.
Terapkan masker pada kulit bersih dan kering. Biarkan sampai kering. Bersihkan wajah Anda dan bilas dengan air.
Air beras memiliki sifat antioksidan yang kuat. Melembabkan kulit dan merangsang sirkulasi. Air beras juga membantu dalam menghilangkan bintik-bintik usia dan mengurangi peradangan.
Ini akan membuat kulit Anda sehat dan lembab. Gunakan untuk melindungi kulit Anda.
Untuk hasil yang optimal, ulangi perawatan ini setidaknya sekali seminggu. Anda akan kagum dari kulit Anda di cermin, Anda akan terlihat 10 tahun lebih muda.
Selamat mencoba!
Fakta menarik tentang otak serta perbedaan antara laki-laki dan perempuan
Fakta menarik tentang otak serta perbedaan antara laki-laki dan perempuan
Seminar yang diadakan komite SDIT Darul Quran Mulia Serpong itu bertajuk "Mengenal dan memahami perbedaan otak pria dan wanita." Dalam benak saya sudah terbayang cerebrum, otak kecil, amygdala atau istilah biologis lainnya. Dan wow…ternyata saya salah besar! dr. Aisyah Dahlan membungkus apik materi dan menyuguhkan fakta baru yang unik. Cerdas dan humoris, tak heran para peserta betah berlama-lama duduk hingga akhir acara. Karena saya datang agak terlambat mungkin banyak materi pembuka yang terlewat. Sambil momong si kecil, kurang lebih seperti ini beberapa point yang bisa saya sampaikan. 1. Anatomi cerdas Di dalam cerdas ada banyak pintar yang saling terhubung. Maka tak bisa dikatakan cerdas jika seseorang bisa dengan mudah menyelesaikan soal trigonometri tetapi tak bisa membuat telor ceplok atau mie instan (Lhoh??). Tenang, cerdas ini bisa dilatih kok, misalnya dengan banyak belajar sering latihan, jalan-jalan dan silaturahim. 2. Otak kiri mengatur bagian tubuh sebelah kanan, bekerja untuk mengingat kata-kata, matematika, verbal, logis, fakta, analisa, syair, nyanyian, lineal, detail dan lebih teratur. Sedang otak kanan cenderung kepada kreatif, warna,artistik, visualisasi, intuisi, gagasan, khayalan, holistik, music, bentuk dan ruang. 3. Otak kiri pada perempuan berkembang lebih cepat daripada laki-laki Pada usia 0-6 tahun otak kanan dan kiri perempuan tumbuh dengan kecepatan yang berimbang. Sedangkan pada laki-laki otak kanan berkembang lebih cepat daripada perempuan. Meski demikian, otak kanan laki-laki berkembang lebih cepat daripada otak kiri perempuan.. Tak heran jika pada usia sekolah banyak perempuan mendapat ranking di kelasnya, lebih cepat kemampuan membaca dan menulisnya. Anak laki-laki yang mungkin merasa kurang dalam lisan, kesenian dan matematika merasa terintimidasi dan akhirnya lebih senang membuat kekacauan dan keributan. Semoga dengan mengetahui fakta ini bunda lebih bisa memahami anak laki-lakinya dan tidak membedakan dengan saudara perempuannya. 4. Pada usia 6-12 tahun otak kanan dan kiri laki-laki akan mulai berkembang dan baru berkembang beriringan menginjak usia 18 tahun. Pada usia itulah laki-laki akan menduduki posisi penting semisal ketua senat, ketua BEM, memimpin orasi dan lain sebagainya. Sedang perempuan akan kembali ke fitrah yakni menjadi seksi konsumsi, bendahara, sekretaris, dan sebagainya. Mungkin inilah yang menjadi alasan mengapa di beberapa negara di luar negeri anak laki-laki dan perempuan belajar di tempat terpisah. Anak laki-laki akan belajar dengan praktik secara langsung menggunakan komputer, robotic, dll sedang anak perempuan akan cukup meski belajar hanya dengan kertas dan buku. 5. Otak perempuan terhubung lebih baik dan otak pria dibuat untuk pekerjaan khusus. DR. Rober Groski, ahli neurologi dari Universitas California, Los Angeles menemukan bahwa corpus collosum pada otak perempuan lebih tebal daripada laki-laki sehingga perempuan mampu mengerjakan berbagai pekerjaan yang tidak saling berhubungan dalam satu waktu. Kita sering menyebutnya multitasking. Maka wajar jika seorang ibu bisa saja menggoreng tempe sambil menyuapi si kecil dan menemani kakak belajar sembali sesekali melirik smart phonenya. Berbeda dengan laki-laki yang hanya bisa menekuni satu hal. Dan ketika ia sedang berkonsentrasi, tanpa disadari pendengaranya akan menurun. Menurun ya, bukan berkurang. Jika anak laki-laki atau suami bunda tak menyahut panggilan ketika ia sedang serius maka saatnya bunda bilang, “Wow…laki banget!” hehe. Stop memanggil berulang-ulang karena hanya akan menghabiskan energi. Datangi dan colek bahunya saja mungkin lebih efektif. Mungkin hal ini berkaitan pula dengan sudut pandang. Perempuan memliki sudut pandang yang lebar sedang laki-laki bersudut pandang lurus namun panjang. 6. Letak emosi Pada laki-laki umumnya terletak di sebelah kanan yang berarti perasaan dapat bekerja secara terpisah dari fungsi-fungsi otak yang lain. Contoh laki-laki berdebat dengan kata-kata di otak kiri tanpa emosional. Pada perempuan, titik emosi tersebar pada kedua belahan otak. Perasaannya menjadi lebih aktif serempak bersama dengan fungsi otak lain. Contoh : perempuan bisa menangis ketika mengganti ban yang kempes 7. Otak kanan perempuan tersusun untuk bereaksi dengan orang dan wajah-wajah sedang otak laki-laki pada benda dan bentuknya. Jika suami lebih senang mengotak-atik laptopnya ketimbang melihat wajah anda, bukan berarti wajah anda tidak cantik bund! (menghibur diri dan curhat, hehe). 8. Cara menyimak laki-laki dan perempuan Di sepuluh menit pertama, perempuan bisa berkali-kali berubah ekkspresi. Contoh ketika secara tak sengaja bertemu dengan teman sekolahnya di pusat perbelanjaan. Pasti sangat hebring dengan ucapan semisal “Ehh Apa kabar??” “Ah Masa sih??”” Iya gitu??” “Hihi bisa aja jeng” dan ucapan yang senada d | ||
"Botol"
"Botol" ... πΆπΆ
1. Kalau diisi air mineral, harganya 3ribu...π°
2. Kalau diisi jus buah, harganya 10ribu...π°π°
3. Kalau diisi Madu Yaman, harganya Ratusanribu...π°π°π°
4. Kalau diisi minyak wangi chanel harganya bisa jutaan.π°π°π°π°π°
5. Kalau diisi air got, hanya akan dibuang dalam tong sampah karena langsung tiada harganya dan tidak ada siapa yg suka.πΈπΈ
Botol yg sama tetapi harganya berbeda sebab apa yang terisi di dalamnya adalah berbeda...
Begitu juga kita...kita semua sama...kita semua manusia...yang membedakan kita antara satu sama lainnya adalah IMAN & AMAL yang ada dalam diri kita...yang akan menyebabkan kita berharga di sisi ALLAH atau kita dipandang hina oleh ALLAH lalu dibuang ke dalam neraka...
1. Kalau diisi air mineral, harganya 3ribu...π°
2. Kalau diisi jus buah, harganya 10ribu...π°π°
3. Kalau diisi Madu Yaman, harganya Ratusanribu...π°π°π°
4. Kalau diisi minyak wangi chanel harganya bisa jutaan.π°π°π°π°π°
5. Kalau diisi air got, hanya akan dibuang dalam tong sampah karena langsung tiada harganya dan tidak ada siapa yg suka.πΈπΈ
Botol yg sama tetapi harganya berbeda sebab apa yang terisi di dalamnya adalah berbeda...
Begitu juga kita...kita semua sama...kita semua manusia...yang membedakan kita antara satu sama lainnya adalah IMAN & AMAL yang ada dalam diri kita...yang akan menyebabkan kita berharga di sisi ALLAH atau kita dipandang hina oleh ALLAH lalu dibuang ke dalam neraka...
Subscribe to:
Posts (Atom)