PERSIAPAN CALON ISTRI
1. Istri… hmmm, wanita hebat di belakang suami | Hebatnya karena tempaan diri | Madrasah pertama bagi anak2nya pula #PersiapanCalonIstri
2. Menjadi istri itu mudah | Tanpa ilmu pun bisa | Tapi masa' mau jadi istri yang biasa2 aja ? Ga kan ? #PersiapanCalonIstri
3. Sejak muda, asahlah bakat keibuan dan kedewasaan mu | Karena anak kita layak mendapat ibu yang dewasa #PersiapanCalonIstri
4. Hafalan Qur'annya jgn lupa ditingkatin | Kelak saat hamil, si anak bakal seneng banget dilantunkan bacaan Qur'an dari ibunya. #PersiapanCalonIstri
5. Berlatihlah sabar sejak sekarang | Karena engkau akan sering bangun malam kelak saat anakmu menangis. #PersiapanCalonIstri
6. Belajar lah mengatur keuangan | Istri itu manajer keuangan rumah tangga | Biarkan suamimu berfokus pada mencari, engkau yg mengelolanya. #PersiapanCalonIstri
7. Kemampuan mempercantik diri itu penting | Berikan yang tercantik untuk suami seorang | Jangan sering kumel di depannya :) #PersiapanCalonIstri
8. Bisa masak itu nilai plus | Menunjukkan rasa cinta pada suami lewat perutnya | Dijamin suami betah makan dirumah :) #PersiapanCalonIstri
9. Biasakan jangan suka curhat pada lain jenis sejak muda | Itu tanda kesetiaanmu pada suami kelak. #PersiapanCalonIstri
10. Olahragalah sejak sekarang | Semakin langsing, semakin lincah gerak ngurus rumah n suami kan ? :) #PersiapanCalonIstri
11. Spesialkan dirimu untuk suami mu saja | Jika ada masa lalu, lupakan | Insya Allah suamimu akan melupakannya juga. #PersiapanCalonIstri
12. Bangunlah sholat malam, saat ini tak apa sendiri dulu | Kelak, bakal ada suamimu yg akan mengimami, tanda kesyukuran kalian. #PersiapanCalonIstri
13. Puasa sunnah jadi tameng diri mu | Kelak, itu akan jadi benteng kesabaran saat urusan rumah tangga begitu pelik. #PersiapanCalonIstri
14. Jaga rahimmu sejak sekarang | Itu akan jadi tempat bermula bagi anak2mu kelak. #PersiapanCalonIstri
15. Belajarlah memaafkan setiap salah | Karena rumah tangga itu tempat saling mengoreksi yang salah, berjalan membenarkan bersama. #PersiapanCalonIstri
16. Buang jauh2 ego | Ego tak akan menang dalam rumah tangga, malah memperkeruh suasana | Mendengar lebih banyak. #PersiapanCalonIstri
17. Belajarlah tersenyum, walau masalah begitu berat | Karena perlu kau tahu, bahwa senyuman utk suami, adalah peneduh hatinya. #PersiapanCalonIstri
18. Tak apa lemah & bermanja di depan suami, itu jadi kekuatan suami menguatkan | Tapi kuat dan tegarlah didepan anak2 dan orangtua. #PersiapanCalonIstri
19. Kodrat wanita suka belanja | Mumpung masih belum nikah, coba lebih kontrol | Pisahkan mana kebutuhan, mana keinginan. #PersiapanCalonIstri
20. Belajarlah menahan amarah | Jika harus marah pada suami, lakukan tanpa org lain tahu selain berdua. Terutama anak. #PersiapanCalonIstri
21. Istri itu layak berpendidikan tinggi, atau setidaknya punya kemauan belajar tinggi | Karena engkau akan jadi guru untuk anakmu sendiri. #PersiapanCalonIstri #jodoh #muslimah
22. Belajarlah ilmu agama | Kelak, jangan serahkan pendidikan agama anakmu pada asisten rumah tangga | Ia anakmu, bukan anak org lain. #PersiapanCalonIstri
23. Belajarlah kata2 romantis, namun jangan keluarkan sekarang | Suami juga senang loh diberi hal yg romantis. :) #PersiapanCalonIstri
24. Rendahkan suaramu di depan lelaki lain, lembutkan suaramu hanya pada suami saja | Itu wujud kecintaanmu padanya kelak. #PersiapanCalonIstri
25. Teruslah doa ke Allah utk sosok lelaki misteri yg bakal menjadi suamimu kelak | Doa dalam diam, kelak Allah yg akan menyampaikan :') #PersiapanCalonIstri
26. Biarkanlah rasa cinta yg membuncah itu tertahan di dada mu | Hingga saat halal menanti, baru engkau ungkapkan semuanya. #PersiapanCalonIstri
27. Jika saat ini berpacaran, minta ia mendatangi walimu, atau sudahi hubungan yg tak halal itu | Engkau begitu berharga untuk suamimu kelak. #PersiapanCalonIstri
28. Jemput jodohmu melalui cara yg Allah ridhoi | Taaruf lah | Sambil menunggu, persiapkan diri jadi istri super. #PersiapanCalonIstri
29. Jika merasa jodohmu jauh saat ini, bersabarlah | Allah sedang menyiapkan suami terbaik untukmu | Yakinlah ia sedang Allah tempa juga. #PersiapanCalonIstri
30. Calon suami mu sedang duduk di ujung sana di atas sajadahnya | Ia sedang mempersiapkan diri pula | Engkau bersiap menantinya kan ? :') 31. Nantikan ia dalam ketaatan | Nantikan ia dalam persiapan | Nantikan ia dalam doa di penghujung malam. #PersiapanCalonIstri
32. Sekian #PersiapanCalonIstri, semoga makin memantapkan persiapan. Semoga berguna, dan menjadi pendorong diri berbenah.
33. Sungguh, para suami-suami di belahan dunia manapun, merindukan istri terbaik menurut Allah untuknya. Jadilah yg dirindukan. Sekian. :')
Tuesday, 4 August 2015
keutamaan membaca Al qur'an
Keutamaan Membaca Al Quran dalam
islam adalah;
1. Sebaik-baik manusia yang
mempelajari dan mengajarkan alquran
Sabda Nabi Muhammad saw: “Sebaik-
baik kalian adalah siapa yang
memperlajari al-Qur’an dan
mengamalkannya.” (HR. Bukhari)
2. Pahala membaca Al Quran
Sabda Nabi Muhammad saw: “Siapa
saja membaca satu huruf dari Kitab
Allah (Al-Qur’an), maka baginya satu
kebaikan, dan satu kebaikan itu
dibalas dengan sepuluh kali
lipatnya.” (HR. At-Tirmidzi).
3. Keutaman membaca Al Quran,
Menghafalnya dan pandai
membacanya
Sabda Nabi Muhammad saw:
“Perumpamaan orang yang membaca
al-Qur’an sedang ia hafal dengannya
bersama para malaikat yang suci dan
mulia, sedang perumpamaan orang
yang membaca al-Qur’an sedang ia
senantiasa melakukannya meskipun
hal itu sulit baginya maka baginya dua
pahala.” (Muttafaq ‘alaih).
4. Pahala bagi orang yang anaknya
mempelajari Al Quran
“Siapa saja membaca al-Qur’an,
mempelajarinya dan
mengamalkannya, maka dipakaikan
kepada kedua orang tuanya pada hari
kiamat mahkota dari cahaya dan
sinarnya bagaikan sinar matahari, dan
dikenakan pada kedua orang tuanya
dua perhiasan yang nilainya tidak
tertandingi oleh dunia. Keduanya pun
bertanya, ‘bagaimana dipakaikan
kepda kami semuanya itu?’ Dijawab,
‘karena anakmu telah membawa al-
Qur’an”. (HR. Al-Hakim).
5. Al Quran memberi syafa’at kepada
ahlinya di akhirat
Sabda Nabi Muhammad saw: “Bacalah
al-Qur’an karena ia akan datang pada
hari kiamat sebagai pemberi syafa’at
kepada para ahlinya.” (HR. Muslim)
Dan sabda beliau Nabi Muhammad
saw: “Puasa dan Al-Qur’an keduanya
akan memberikan syafa’at kepada
seorang hamba pada hari
kiamat…” (HR. Ahmad dan Al-Hakim).
6. Pahala bagi orang yang berkumpul
untuk membaca dn mengkajinya
Nabi Muhammad saw bersabda:
“Tidak berkumpul sauatu kaum di
salah satu rumah Allah SWT, sedang
mereka membaca kitab-Nya dan
mengkajinya, melainkan mereka akan
dilimpahi ketenangan, dicurahi rahmat,
diliputi para malaikat, dan disanjungi
oleh Allah di hadapan para makhluk
dan di sisi-Nya.” (HR. Abu Dawud).
7. Dapat menentramkan hati
“(yaitu) orang-orang yang beriman dan
hati mereka manjadi tenteram dengan
mengingat Allah. Ingatlah, hanya
dengan mengingati Allah-lah hati
menjadi tenteram.” (QS.13:28).
8. Dapat menyembuhkan penyakit
“Hendaknya kamu menggunakan
kedua obat-obat: madu dan Al-
Qur’an” (HR. Ibnu Majah dan Ibnu
Mas’ud).
9. Pembaca Al Quran dikurniakan
hatinya dengan cahaya oleh Allah
SWT dan dipeliharanya dari kegelapan
Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra
yang maksudnya: “Bahwa Rasulullah
saw bersabda: “Siapa yang medengar
satu ayat daripada Kitab Allah Ta’ala
(al-Qur’an) ditulis baginya satu
kebaikan yang berlipat ganda. Siapa
yang membacanya pula, baginya
cahanya di hari kiamat.”
10. Pembaca Al Quran memperoleh
kemulian dan diberi rahmat kepada
ibu bapaknya
Nabi Muhammad saw bersabda
maksudnya: “Siapa yang membaca Al-
Qur’an dan beramal dengan isi
kandungannya, dianugerahkan kedua
ibu bapaknya mahkota di hari kiamat.
Cahayanya (mahkota) lebih baik dari
cahaya matahari di rumah-rumah
dunia. Kalaulah demikian itu matahari
berada di rumahmu (dipenuhi dengan
sinarnya), maka apa sangkaan kamu
terhadap yang beramal dengan ini (al-
Qur’an).” (HR. Abu Daud).
11. Pembaca Al Quran memperoleh
kedudukan yang tinggi dalam syurga
Bersabda Rasulullah saw yang
maksudnya: Dikatakan kepada
pembaca al-Qur,an: “Bacalah (al-
Qur’an), naiklah (pada darjat-darjat
syurga) dan bacalah dengan tartil
sebagaimana engkau membacanya
dengan tartil didunia. Sesungguhnya
kedudukan drajatmu sehingga kadar
akhir ayat yang engkau baca.” (HR.
Ahmad).
12. Membaca satu huruf Al Quran
akan memperoleh sepuluh kebaikan
Rasulullah saw bersabda: “Barang
siapa yang membaca satu huruf kitab
Allah, maka ia akan mendapatkan satu
kebaikan dengan huruf itu, dan satu
kebaikan akan dilipatgandakan
menjadi sepuluh. Aku tidaklah
mengatakan Alif Laam Miim itu satu
huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu
huruf dan Mim satu huruf.” (HR.
Tirmidzi).
13. Orang yang membaca Al Quran
secara terang-terangan seperti
bersedekah secara terang-terangan
Rasulullah saw bersabda: “Orang yang
membaca Al-Qur’an terang-terangan
seperti orang yang bersedekah terang-
terangan, orang yang membaca Al-
Qur’an secara tersembunyi seperti
orang yang bersedekah secara
sembunyi.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi
dan Nasa’i, lihat shahihul
jaami’:3105).
14. Al Quran akan menjadi syafaat
bagi orang yang membacanya
Rasulullah SAW bersabda dalam salah
satu hadistnya “Bacalah Al Quran
karena ia akan datang pada hari
kiamat untuk memberi syafaat kepada
orang yang telah membaca dan
mengamalkan isinya”
15. Al Quran adalah cahaya ditengah
kegelapan
Sabda Rasulullah saw,” Aku wasiatkan
kepada kalian agar bertakwa kepada
Allah dan Al Qur’an sesungguhnya ia
adalah cahaya kegelapan, petunjuk di
siang hari maka bacalah dengan
sungguh-sungguh .” (HR. Baihaqi)
16. Ahlul Quran adalah keluarga Allah
SWT
Sabda Rasulullah saw,” Sesungguhnya
Allah mempunyai keluarga dari
kalangan manusia.’ Beliau saw
ditanya,’Siapa mereka wahai
Rasulullah.’ Beliau saw
menjawab,’mereka adalah Ahlul
Qur’an, mereka adalah keluarga Allah
dan orang-orang khusus-Nya .” (HR.
Ahmad dan Ibnu Majah)
17. Yang mahir membaca dia akan
bersama malaikat, dan yang terbata-
bata mendapat dua pahala
Sabda Rasulullah SAW “Orang yang
mahir membaca Al-Qur’an kelak
(mendapat tempat disurga) bersama
para utusan yang mulia lagi baik.
Sedangkan orang yang membaca Al-
Qur’an dan masih terbata-bata, dan
merasa berat dan susah, maka dia
mendapatkan dua pahala.”
Dua pahala ini, salah satunya
merupakan balasan dari membaca Al-
Qur’an itu sendiri, sedangkan yang
kedua adalah atas kesusahan dan
keberatan yang dirasakan oleh
pembacanya.
Semoga tulisan ini dapat
mengingatkan kita untuk selalu
membaca al quran kapan dan
dimanapun berada.
Semangat membaca dan mengamalkan Al;Quran. 😊
rahasia wudhu untuk kesehatan
..rahasia faedah wudhu bagi ke sehat an:
“Barang siapa yang berwudhu dan membaguskan wudhunya, maka akan keluarlah dosa-dosa dari badannya, sampai-sampai ia akan keluar dari bawah kuku-kukunya.” (HR. Muslim dalam Kitab at-Thaharah)
Rasulullah menyuruh umatnya untuk menyempurnakan wudhu, ternyata memang banyak kesalahan berwudhu yang sering kita lakukan karena masih belum memahami makna dan fakta menakjubkan di balik menyempurnakan wudhu.
Prof. Dr. Leopold Werner von Ehrenfels, seorang psikiater dan sekaligus neurology berkebangsaan Austria, meneliti tentang keharusan wudhu sebelum melakukan sholat, ia menemukan sesuatu yang menakjubkan terhadap wudhu, sehingga menyampaikannya pada hidayah Islam.
Ia mengemukakan sebuah fakta yang sangat mengejutkan bahwa pusat-pusat syaraf yang paling peka dari tubuh manusia ternyata berada di sebelah dahi, tangan, dan kaki. Pusat-pusat syaraf tersebut sangat sensitif terhadap air segar. Dari sini ia menemukan hikmah di balik wudhu yang membasuh pusat-pusat syaraf tersebut.
Pada akhirnya Leopold memeluk Islam dan mengganti nama menjadi Baron Omar Rolf Ehrenfels.
Selain itu, ahli syaraf/neurologist pun telah membuktikan dengan air wudhu yang mendinginkan ujung-ujung syaraf jari-jari tangan dan jari-jari kaki berguna untuk memantapkan konsentrasi pikiran.
Perhatikanlah bahwa anggota tubuh yang wajib dan sunah dibasuh air wudhu merupakan bagian tubuh yang memiliki banyak titik-titik akupuntur. Setelah dihitung-hitung… ternyata terdapat 493 titik reseptor pada anggota wudhu !
Ratusan titik akupunktur tersebut bersifat reseptor terhadap stimulus berupa basuhan, gosokan, usapan, dan tekanan/urutan ketika melakukan wudhu.
Stimulus tersebut akan dihantarkan melalui meridian ke sel, jaringan, organ dan sistim organ yang bersifat terapi. Hal ini terjadi karena adanya sistem regulasi yaitu sistem syaraf dan hormon bekerja untuk mengadakan homeostasis (keseimbangan). Maasya Allah... Bayangkan jika kita melakukan hal tersebut setiap hari paling sedikit 5 kali sehari.
Berikut ini beberapa gerakan wudhu yang sering salah kita lakukan, begini cara menyempurnakannya:
1. Rangsangan di tangan & kaki
Coba ingat-ingat saat kita membasuh telapak kaki & tangan, apakah sela-sela jari tangan dan kaki sering kita abaikan?
Kita sering sekadar cuci tangan di bawah pancuran air tanpa menggosok-gosoknya, padahal ada fakta menarik yang perlu diketahui:
Di antara sela-sela jari tangan dan kaki terdapat masing-masing satu titik istimewa (Ba Sie pada sela-sela jari tangan & Ba Peng pada sela-sela jari kaki). Jadi, keseluruhannya terdapat 16 titik akupunktur. Berdasarkan riset pakar akupunktur, titik-titik tersebut apabila dirangsang dapat menstimulasi bio energi (Chi) guna membangun homeostasis (keseimbangan). Sehingga menghasilkan efek terapi yang memiliki multi indikasi, seperti untuk mengobati migren, sakit gigi, tangan-lengan merah, bengkak dan jari jemari kaku. Subhanallah!
2. Membersihkan rongga hidung
Selanjutnya, hal yang sering diabaikan dalam wudhu adalah menghirup air ke dalam hidung. Kita sering kali hanya membasuh hidung, dan tidak menghirup air masuk ke rongga hidung kemudian mengeluarkannya kembali (istinsyaaq).
Penelitian dari Universitas Aleksandria membuktikan bahwa kebanyakan orang yang berwudhu secara kontinyu, maka hidung mereka bersih dan bebas dari debu, bakteri dan mikroba. Lubang hidung merupakan tempat yang rentan dihinggapi mikroba dan virus, tetapi dengan membasuh hidung secara kontinyu dan melakukan istinsyaaq (memasukkan air kedalam hidung kemudian mengeluarkannya ketika berwudhu), maka lubang hidung menjadi bersih dan terbebas dari radang dan bakteri.
3. Berkumur-kumur
Yang tak kalah penting adalah kumur-kumur dan bahkan Rasulullah menganjurkan setiap kali akan shalat. Penelitian modern membuktikan bahwa berkumur dapat menjaga mulut dan tenggorokan dari radang dan menjaga gusi dari luka. Berkumur juga dapat menjaga dan membersihkan gigi dengan menghilangkan sisa-sisa makanan yang terdapat di sela-sela gigi setelah makan.
Manfaat berkumur lainnya yg juga penting adalah menguatkan sebagian otot-otot wajah dan menjaga kesegarannya. Berkumur merupakan latihan penting yang diakui oleh pakar dalam bidang olahraga, karena berkumur jika dilakukan dengan menggerakkan otot-otot wajah dengan baik dapat menjadikan jiwa seseorang tenang.
4. Reseptor syaraf telinga
Lain lagi tentang telinga, kita sering kali hanya membasahi telinga, padahal di daun telinga ternyata terkandung banyak sekali titik reseptor syaraf telinga. Maka itu saat menyapu telinga jangan hanya membasuh saja, tapi harus dengan pijatan juga. Ini namanya aurikulopressure alias pijat akupunktur telinga.
Jelas bahwa menyempurnakan wudhu sungguh bermanfaat luar biasa untuk diri kita. Semoga Allah memudahkan kita untuk menyempurnakan wudhu tiap kali..
Selamat Beribadah dgn sebaik baiknya..💝❤😊
“Barang siapa yang berwudhu dan membaguskan wudhunya, maka akan keluarlah dosa-dosa dari badannya, sampai-sampai ia akan keluar dari bawah kuku-kukunya.” (HR. Muslim dalam Kitab at-Thaharah)
Rasulullah menyuruh umatnya untuk menyempurnakan wudhu, ternyata memang banyak kesalahan berwudhu yang sering kita lakukan karena masih belum memahami makna dan fakta menakjubkan di balik menyempurnakan wudhu.
Prof. Dr. Leopold Werner von Ehrenfels, seorang psikiater dan sekaligus neurology berkebangsaan Austria, meneliti tentang keharusan wudhu sebelum melakukan sholat, ia menemukan sesuatu yang menakjubkan terhadap wudhu, sehingga menyampaikannya pada hidayah Islam.
Ia mengemukakan sebuah fakta yang sangat mengejutkan bahwa pusat-pusat syaraf yang paling peka dari tubuh manusia ternyata berada di sebelah dahi, tangan, dan kaki. Pusat-pusat syaraf tersebut sangat sensitif terhadap air segar. Dari sini ia menemukan hikmah di balik wudhu yang membasuh pusat-pusat syaraf tersebut.
Pada akhirnya Leopold memeluk Islam dan mengganti nama menjadi Baron Omar Rolf Ehrenfels.
Selain itu, ahli syaraf/neurologist pun telah membuktikan dengan air wudhu yang mendinginkan ujung-ujung syaraf jari-jari tangan dan jari-jari kaki berguna untuk memantapkan konsentrasi pikiran.
Perhatikanlah bahwa anggota tubuh yang wajib dan sunah dibasuh air wudhu merupakan bagian tubuh yang memiliki banyak titik-titik akupuntur. Setelah dihitung-hitung… ternyata terdapat 493 titik reseptor pada anggota wudhu !
Ratusan titik akupunktur tersebut bersifat reseptor terhadap stimulus berupa basuhan, gosokan, usapan, dan tekanan/urutan ketika melakukan wudhu.
Stimulus tersebut akan dihantarkan melalui meridian ke sel, jaringan, organ dan sistim organ yang bersifat terapi. Hal ini terjadi karena adanya sistem regulasi yaitu sistem syaraf dan hormon bekerja untuk mengadakan homeostasis (keseimbangan). Maasya Allah... Bayangkan jika kita melakukan hal tersebut setiap hari paling sedikit 5 kali sehari.
Berikut ini beberapa gerakan wudhu yang sering salah kita lakukan, begini cara menyempurnakannya:
1. Rangsangan di tangan & kaki
Coba ingat-ingat saat kita membasuh telapak kaki & tangan, apakah sela-sela jari tangan dan kaki sering kita abaikan?
Kita sering sekadar cuci tangan di bawah pancuran air tanpa menggosok-gosoknya, padahal ada fakta menarik yang perlu diketahui:
Di antara sela-sela jari tangan dan kaki terdapat masing-masing satu titik istimewa (Ba Sie pada sela-sela jari tangan & Ba Peng pada sela-sela jari kaki). Jadi, keseluruhannya terdapat 16 titik akupunktur. Berdasarkan riset pakar akupunktur, titik-titik tersebut apabila dirangsang dapat menstimulasi bio energi (Chi) guna membangun homeostasis (keseimbangan). Sehingga menghasilkan efek terapi yang memiliki multi indikasi, seperti untuk mengobati migren, sakit gigi, tangan-lengan merah, bengkak dan jari jemari kaku. Subhanallah!
2. Membersihkan rongga hidung
Selanjutnya, hal yang sering diabaikan dalam wudhu adalah menghirup air ke dalam hidung. Kita sering kali hanya membasuh hidung, dan tidak menghirup air masuk ke rongga hidung kemudian mengeluarkannya kembali (istinsyaaq).
Penelitian dari Universitas Aleksandria membuktikan bahwa kebanyakan orang yang berwudhu secara kontinyu, maka hidung mereka bersih dan bebas dari debu, bakteri dan mikroba. Lubang hidung merupakan tempat yang rentan dihinggapi mikroba dan virus, tetapi dengan membasuh hidung secara kontinyu dan melakukan istinsyaaq (memasukkan air kedalam hidung kemudian mengeluarkannya ketika berwudhu), maka lubang hidung menjadi bersih dan terbebas dari radang dan bakteri.
3. Berkumur-kumur
Yang tak kalah penting adalah kumur-kumur dan bahkan Rasulullah menganjurkan setiap kali akan shalat. Penelitian modern membuktikan bahwa berkumur dapat menjaga mulut dan tenggorokan dari radang dan menjaga gusi dari luka. Berkumur juga dapat menjaga dan membersihkan gigi dengan menghilangkan sisa-sisa makanan yang terdapat di sela-sela gigi setelah makan.
Manfaat berkumur lainnya yg juga penting adalah menguatkan sebagian otot-otot wajah dan menjaga kesegarannya. Berkumur merupakan latihan penting yang diakui oleh pakar dalam bidang olahraga, karena berkumur jika dilakukan dengan menggerakkan otot-otot wajah dengan baik dapat menjadikan jiwa seseorang tenang.
4. Reseptor syaraf telinga
Lain lagi tentang telinga, kita sering kali hanya membasahi telinga, padahal di daun telinga ternyata terkandung banyak sekali titik reseptor syaraf telinga. Maka itu saat menyapu telinga jangan hanya membasuh saja, tapi harus dengan pijatan juga. Ini namanya aurikulopressure alias pijat akupunktur telinga.
Jelas bahwa menyempurnakan wudhu sungguh bermanfaat luar biasa untuk diri kita. Semoga Allah memudahkan kita untuk menyempurnakan wudhu tiap kali..
Selamat Beribadah dgn sebaik baiknya..💝❤😊
apa yang kamu beri itu yang kamu dapat
Ibrah Itu Begitu Indah...
Di suatu pagi seorang ayah membacakan cerita untuk
anak perempuannya. Setelah membacakan cerita, si ayah bertanya kepada anaknya : Nak, apa kamu sayang Ayah…???”
Si anak menjawab, “Tentu saja aku sayang Ayah”
Ayahnya tersenyum lalu bertanya, “Kalau begitu, boleh, Ayah minta kalungmu…???”
Lalu si anak menjawab, “Ayah, aku sayang Ayah, tapi aku juga sayang sama kalung ini”
Lalu Ayahnya berkata, “Ya sudah tidak apa2, Ayah
hanya bertanya saja” Si ayah lalu pergi.
Di hari berikutnya selama 3 hari berturut2, ayahnya
menanyakan hal yang sama & si anak pun menjawab dengan kata-kata yang sama.
Si anak berpikir sambil memegang kalung imitasi
kesayangannya itu, “Kenapa tiba-tiba Ayah mau kalung
ini…??? Ini kalung yang paling aku sayangi, kalung ini pun pemberian Ayah juga…”
Lalu hari berikutnya, sang Ayah menanyakan hal yang
sama, lalu si anak berkata, “Ayah, Ayah tahu aku sayang sama Ayah & juga kalung ini. Tapi kalau Ayah mau kalung ini, ya sudah aku berikan ke Ayah Si anak memberikan kalungnya & Ayahnya
mengambilnya dengan tangan kiri, lalu Ayahnya
memasukkan tangan kanannya ke saku kanan &
mengambil kalung berbentuk sama namun emasnya asli.
Ayahnya mengenakannya pada leher anaknya. “Anakku, sebetulnya kalung ini sudah ada di saku Ayah sejak pertama kali Ayah meminta kalungmu, tapi Ayah menunggu kamu memberikan sendiri kalungmu itu &
Ayah gantikan dengan yang lebih baik & indah…” Si
anak menangis terharu.
Ibrahnya adalah :
Seringkali kita merasa Alloh tidak adil. Dia yang
memberikan tapi kenapa Alloh juga yang mengambilnya,
kadang kita selalu sakit hati, sedih dan kecewa, tapi
tidakkah kita tahu, di saat Alloh mengambil sesuatu
yang berharga dari kita, ternyata Alloh punya rencana lain. Tuhan mau menggantikannya dengan yang LEBIH BAIK lagi dari apa yg sudah kita miliki sekarang.
Sahabatku yang baik...
Terimalah apapun yg kita alami dg lapang dada dan inilah yg disebut bersabar
Berilah apa yang harus kita berikan dan kerjakan apa yg
mesti dikerjakan walau sulit berat dn rumit.inilah yg
disebut beramal
Kembalikanlah setulus hati apa yang diminta oleh Tuhan
karena memang semuanya adalah milikNya.inilah yg
disebut ikhlas
Tetaplah bersyukur walau sering kita merasa kurang,
maka rejeki kita insyaAllah akan dilipat gandakan....
Allah ta'ala berfirman,
ﻟَﺌِﻦْ ﺷَﻜَﺮْﺗُﻢْ ﻟَﺄَﺯِﻳﺪَﻧَّﻜُﻢْ ْﻦِﺌَﻟَﻭۖ ﻛَﻔَﺮْﺗُﻢْ ﺇِﻥَّ ﻋَﺬَﺍﺑِﻲ ﻟَﺸَﺪِﻳﺪ ٌ
“jika kalian bersyukur pasti akan Aku tambah ni’mat-Ku padamu tetapi jika kalian kufur sesungguhnya adzab-Ku amat pedih”. ( QS. Ibrahim : 7 ).
Di suatu pagi seorang ayah membacakan cerita untuk
anak perempuannya. Setelah membacakan cerita, si ayah bertanya kepada anaknya : Nak, apa kamu sayang Ayah…???”
Si anak menjawab, “Tentu saja aku sayang Ayah”
Ayahnya tersenyum lalu bertanya, “Kalau begitu, boleh, Ayah minta kalungmu…???”
Lalu si anak menjawab, “Ayah, aku sayang Ayah, tapi aku juga sayang sama kalung ini”
Lalu Ayahnya berkata, “Ya sudah tidak apa2, Ayah
hanya bertanya saja” Si ayah lalu pergi.
Di hari berikutnya selama 3 hari berturut2, ayahnya
menanyakan hal yang sama & si anak pun menjawab dengan kata-kata yang sama.
Si anak berpikir sambil memegang kalung imitasi
kesayangannya itu, “Kenapa tiba-tiba Ayah mau kalung
ini…??? Ini kalung yang paling aku sayangi, kalung ini pun pemberian Ayah juga…”
Lalu hari berikutnya, sang Ayah menanyakan hal yang
sama, lalu si anak berkata, “Ayah, Ayah tahu aku sayang sama Ayah & juga kalung ini. Tapi kalau Ayah mau kalung ini, ya sudah aku berikan ke Ayah Si anak memberikan kalungnya & Ayahnya
mengambilnya dengan tangan kiri, lalu Ayahnya
memasukkan tangan kanannya ke saku kanan &
mengambil kalung berbentuk sama namun emasnya asli.
Ayahnya mengenakannya pada leher anaknya. “Anakku, sebetulnya kalung ini sudah ada di saku Ayah sejak pertama kali Ayah meminta kalungmu, tapi Ayah menunggu kamu memberikan sendiri kalungmu itu &
Ayah gantikan dengan yang lebih baik & indah…” Si
anak menangis terharu.
Ibrahnya adalah :
Seringkali kita merasa Alloh tidak adil. Dia yang
memberikan tapi kenapa Alloh juga yang mengambilnya,
kadang kita selalu sakit hati, sedih dan kecewa, tapi
tidakkah kita tahu, di saat Alloh mengambil sesuatu
yang berharga dari kita, ternyata Alloh punya rencana lain. Tuhan mau menggantikannya dengan yang LEBIH BAIK lagi dari apa yg sudah kita miliki sekarang.
Sahabatku yang baik...
Terimalah apapun yg kita alami dg lapang dada dan inilah yg disebut bersabar
Berilah apa yang harus kita berikan dan kerjakan apa yg
mesti dikerjakan walau sulit berat dn rumit.inilah yg
disebut beramal
Kembalikanlah setulus hati apa yang diminta oleh Tuhan
karena memang semuanya adalah milikNya.inilah yg
disebut ikhlas
Tetaplah bersyukur walau sering kita merasa kurang,
maka rejeki kita insyaAllah akan dilipat gandakan....
Allah ta'ala berfirman,
ﻟَﺌِﻦْ ﺷَﻜَﺮْﺗُﻢْ ﻟَﺄَﺯِﻳﺪَﻧَّﻜُﻢْ ْﻦِﺌَﻟَﻭۖ ﻛَﻔَﺮْﺗُﻢْ ﺇِﻥَّ ﻋَﺬَﺍﺑِﻲ ﻟَﺸَﺪِﻳﺪ ٌ
“jika kalian bersyukur pasti akan Aku tambah ni’mat-Ku padamu tetapi jika kalian kufur sesungguhnya adzab-Ku amat pedih”. ( QS. Ibrahim : 7 ).
Yang dikejar akan lari
YANG DIKEJAR AKAN LARI
---------------------------
Tadi sebelum makan sahur, saya tertarik untuk mengambil satu buku di rak buku saya. Judulnya "Follow Your Heart" karya Andrew Matthews. Sebagaimana karya Andrew Matthews yang lain, hampir semua tulisannya menarik untuk dibaca..
Kali ini saya ingin membahas tentang salah satu kalimat yang ia tuliskan di awal bab keempat, "Ketika Anda mengejar segala hal, mereka melarikan diri. Ini berlaku bagi hewan, kekasih,
bahkan uang!".
Menurut saya ini menarik. Ketika kita terlalu berambisi untuk memiliki sesuatu, mereka justru sulit sekali untuk kita raih. Saya percaya bahwa ini bukan fakta yang terjadi 100 % pada kehidupan, hanya saja ini sebuah kesimpulan yang ditarik
oleh penulis terhadap banyak peristiwa yang terjadi dalam kehidupan pribadinya serta orang lain yang diamatinya..
Mungkin kita pernah menghadapi situasi ini. Anda baru saja lulus kuliah. Lantas anda mengirimkan surat lamaran ke perusahaan A, B, C, dan seterusnya. Anda ingin sekali segera bekerja. Setiap hari anda tak mau jauh dari HP sedetik pun.
Bahkan ke kamar mandi anda bawa HP. Anda sangat menunggu panggilan test dari HRD perusahaan.. Apa yang terjadi? Tiba-tiba saja hari itu banyak pesan dan panggilan yang masuk. Dari siapa? Bisa dari kawan, saudara, bahkan dari operator seluler. Bukan dari orang yang sangat anda tunggu-tunggu..
Setelah berhari-hari anda menunggu tapi tidak ada kabar apapun, akhirnya anda menyerah dan pasrah, "Ya udah lah,
mungkin masih belum rezeki." Setelah itu apa yang terjadi? Tiba-tiba saja banyak sekali panggilan test kerja yang masuk ke anda..
Mungkin pernah juga anda menghadapi situasi ini. Anda sudah lulus kuliah, sudah kerja, sudah punya penghasilan yang mapan. Sehingga anda merasa sudah waktunya untuk menikah. Anda sudah tak kuat dengan pertanyaan, "Kapan
nikah?" dari orang-orang di sekeliling anda. Anda ingin sekali lebaran tahun ini anda bisa menikmati hari kemenangan karena sudah terbebas dari pertanyaan tak berperikejombloan itu..
Akhirnya anda berupaya keras untuk mencari pendamping hidup. Apa yang terjadi? Semuanya gagal. Tiba-tiba saja semua orang seperti menghindar. Dulu saat belum siap nikah, kayakny banyak yang siap dinikahi. Saat udah merasa siap kok malah seolah menghindar..
Setelah bertahun-tahun mengalami kegagalan dalam menjalin hubungan, akhirnya anda pun pasrah, "Ya udah, kalau emang jodoh nggak akan kemana." Setelah itu apa yang terjadi? Tiba-tiba saja mereka berdatangan entah
darimana..
Mungkin ada yang sudah nikah bertahun-tahun tapi belum juga dikaruniai anak. Tiap bulan nangis karena sangat
mendambakan kehadiran buah hati. Apa yg terjadi? Sang istri tak kunjubg hamil. . Akhirnya pasrah, "Kalau Allah
berkehendak, siapa yang bisa nolak". Tak lama, buah hati itu pun dikaruniakan oleh-Nya..
Tujuh tahun yang lalu saya pernah menulis naskah. Saya sangat berambisi untuk segera menerbitkan naskah itu
menjadi buku yang beredar di toko buku. Saya membayangkan betapa keren nama saya terpampang di cover buku. Tiap hari saya mencari penerbit yang mau nerima naskah saya. Apa yang terjadi? Hampir semua diantara mereka menolaknya. Bahkan ada yang tak merespon sama
sekali..
Akhirnya saya menyerah, pasrah. Sejak saat itu saya lantas menulis di blog pribadi. Hampir tiap hari sharing tentang
apa saja di blog itu. Apa yang terjadi? Tulisan di blog itu yang justru diterbitkan, bahkan menjadi buku best seller hingga hari ini..
Bukankah banyak yang mengejar uang, bekerja keras siang malam untuk mengumpulkan sebanyak mungkin penghasilan, hingga mengabaikan karunia Allah yang lain: keluarga, persahabatan, kesehatan, waktu luang, bahkan lupa kewajiban ibadah kepada-Nya..
Padahal ketika kita bekerja dengan tenang, diniatkan pekerjaan itu untuk menebar manfaat, lalu menjaga hubungan baik dengan sahabat, keluarga, dan orang-orang sekitar.
Kemudian tiap saat kita tak pernah mengabaikan kewajiban kita, sholat, puasa, zakat. Tiap pagi kita bersyukur atas karunia Allah berupa kesehatan. Kita melakukan itu semua tidak begitu berambisi untuk memburu uang. Apa yang lantas terjadi? Uang begitu mudah hadir dalam hidup anda, seolah uang yang terus mendekat ke anda..
Apa hikmah yang bisa kita petik?.
Ya, fenomena di atas mungkin sering kita lihat, bahkan sering juga kita rasakan sendiri. Dari sana kita bisa belajar, bahwa kita diperkenankan untuk bermimpi, tapi jangan terlalu berambisi. Kita diperbolehkan berharap pada Tuhan,
tapi jangan memaksa Tuhan untuk mengabulkan keinginan kita. Kita disarankan untuk memiliki tekad yang tinggi, tapi jangan lantas mengejar sesuatu hingga mengabaikan hal-hal
penting lainnya..
Percayalah bahwa dalam hidup, ada perintah bertawakkal. Itu mengajarkan pada kita, bahwa sebenarnya sekuat apapun kita menginginkan sesuatu, sehebat apapun usaha kita untuk
mengejarnya, setekun apapun kerja keras kita untuk meraih suatu hal, sebenarnya bukan kita penentu berhasil tidaknya. Tetap Allah-lah penentu segalanya. Ketika kita berikhtiar
semampu kita, lantas memasrahkan segalanya kepada Allah, justru saat itulah Allah mencukupi yang kita harapkan..
"..Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya." (Q.S Ath-Thalaaq:3)
---------------------------
Tadi sebelum makan sahur, saya tertarik untuk mengambil satu buku di rak buku saya. Judulnya "Follow Your Heart" karya Andrew Matthews. Sebagaimana karya Andrew Matthews yang lain, hampir semua tulisannya menarik untuk dibaca..
Kali ini saya ingin membahas tentang salah satu kalimat yang ia tuliskan di awal bab keempat, "Ketika Anda mengejar segala hal, mereka melarikan diri. Ini berlaku bagi hewan, kekasih,
bahkan uang!".
Menurut saya ini menarik. Ketika kita terlalu berambisi untuk memiliki sesuatu, mereka justru sulit sekali untuk kita raih. Saya percaya bahwa ini bukan fakta yang terjadi 100 % pada kehidupan, hanya saja ini sebuah kesimpulan yang ditarik
oleh penulis terhadap banyak peristiwa yang terjadi dalam kehidupan pribadinya serta orang lain yang diamatinya..
Mungkin kita pernah menghadapi situasi ini. Anda baru saja lulus kuliah. Lantas anda mengirimkan surat lamaran ke perusahaan A, B, C, dan seterusnya. Anda ingin sekali segera bekerja. Setiap hari anda tak mau jauh dari HP sedetik pun.
Bahkan ke kamar mandi anda bawa HP. Anda sangat menunggu panggilan test dari HRD perusahaan.. Apa yang terjadi? Tiba-tiba saja hari itu banyak pesan dan panggilan yang masuk. Dari siapa? Bisa dari kawan, saudara, bahkan dari operator seluler. Bukan dari orang yang sangat anda tunggu-tunggu..
Setelah berhari-hari anda menunggu tapi tidak ada kabar apapun, akhirnya anda menyerah dan pasrah, "Ya udah lah,
mungkin masih belum rezeki." Setelah itu apa yang terjadi? Tiba-tiba saja banyak sekali panggilan test kerja yang masuk ke anda..
Mungkin pernah juga anda menghadapi situasi ini. Anda sudah lulus kuliah, sudah kerja, sudah punya penghasilan yang mapan. Sehingga anda merasa sudah waktunya untuk menikah. Anda sudah tak kuat dengan pertanyaan, "Kapan
nikah?" dari orang-orang di sekeliling anda. Anda ingin sekali lebaran tahun ini anda bisa menikmati hari kemenangan karena sudah terbebas dari pertanyaan tak berperikejombloan itu..
Akhirnya anda berupaya keras untuk mencari pendamping hidup. Apa yang terjadi? Semuanya gagal. Tiba-tiba saja semua orang seperti menghindar. Dulu saat belum siap nikah, kayakny banyak yang siap dinikahi. Saat udah merasa siap kok malah seolah menghindar..
Setelah bertahun-tahun mengalami kegagalan dalam menjalin hubungan, akhirnya anda pun pasrah, "Ya udah, kalau emang jodoh nggak akan kemana." Setelah itu apa yang terjadi? Tiba-tiba saja mereka berdatangan entah
darimana..
Mungkin ada yang sudah nikah bertahun-tahun tapi belum juga dikaruniai anak. Tiap bulan nangis karena sangat
mendambakan kehadiran buah hati. Apa yg terjadi? Sang istri tak kunjubg hamil. . Akhirnya pasrah, "Kalau Allah
berkehendak, siapa yang bisa nolak". Tak lama, buah hati itu pun dikaruniakan oleh-Nya..
Tujuh tahun yang lalu saya pernah menulis naskah. Saya sangat berambisi untuk segera menerbitkan naskah itu
menjadi buku yang beredar di toko buku. Saya membayangkan betapa keren nama saya terpampang di cover buku. Tiap hari saya mencari penerbit yang mau nerima naskah saya. Apa yang terjadi? Hampir semua diantara mereka menolaknya. Bahkan ada yang tak merespon sama
sekali..
Akhirnya saya menyerah, pasrah. Sejak saat itu saya lantas menulis di blog pribadi. Hampir tiap hari sharing tentang
apa saja di blog itu. Apa yang terjadi? Tulisan di blog itu yang justru diterbitkan, bahkan menjadi buku best seller hingga hari ini..
Bukankah banyak yang mengejar uang, bekerja keras siang malam untuk mengumpulkan sebanyak mungkin penghasilan, hingga mengabaikan karunia Allah yang lain: keluarga, persahabatan, kesehatan, waktu luang, bahkan lupa kewajiban ibadah kepada-Nya..
Padahal ketika kita bekerja dengan tenang, diniatkan pekerjaan itu untuk menebar manfaat, lalu menjaga hubungan baik dengan sahabat, keluarga, dan orang-orang sekitar.
Kemudian tiap saat kita tak pernah mengabaikan kewajiban kita, sholat, puasa, zakat. Tiap pagi kita bersyukur atas karunia Allah berupa kesehatan. Kita melakukan itu semua tidak begitu berambisi untuk memburu uang. Apa yang lantas terjadi? Uang begitu mudah hadir dalam hidup anda, seolah uang yang terus mendekat ke anda..
Apa hikmah yang bisa kita petik?.
Ya, fenomena di atas mungkin sering kita lihat, bahkan sering juga kita rasakan sendiri. Dari sana kita bisa belajar, bahwa kita diperkenankan untuk bermimpi, tapi jangan terlalu berambisi. Kita diperbolehkan berharap pada Tuhan,
tapi jangan memaksa Tuhan untuk mengabulkan keinginan kita. Kita disarankan untuk memiliki tekad yang tinggi, tapi jangan lantas mengejar sesuatu hingga mengabaikan hal-hal
penting lainnya..
Percayalah bahwa dalam hidup, ada perintah bertawakkal. Itu mengajarkan pada kita, bahwa sebenarnya sekuat apapun kita menginginkan sesuatu, sehebat apapun usaha kita untuk
mengejarnya, setekun apapun kerja keras kita untuk meraih suatu hal, sebenarnya bukan kita penentu berhasil tidaknya. Tetap Allah-lah penentu segalanya. Ketika kita berikhtiar
semampu kita, lantas memasrahkan segalanya kepada Allah, justru saat itulah Allah mencukupi yang kita harapkan..
"..Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya." (Q.S Ath-Thalaaq:3)
ilmu matematika dalam realita hidup
Ilmu MATEMATIKA dlm realita hidup..
1) Mengapa PLUS dikali PLUS hasilnya PLUS?
2) Mengapa MINUS dikali PLUS atau sebaliknya PLUS dikali MINUS hasilnya MINUS?
3) Mengapa MINUS dikali MINUS hasilnya PLUS?
Hikmahnya adalah:
(+) PLUS = BENAR
(-) MINUS = SALAH
1. Mengatakan BENAR thd sesuatu hal yang BENAR adalah suatu tindakan yang BENAR.
Rumus
+ x + = +
2. Mengatakan BENAR thd sesuatu yang SALAH, atau sebaliknya mengatakan SALAH thd sesuatu yang BENAR adalah suatu tindakan yang SALAH.
Rumus matematikanya:
+ x – = -
– x + = -
3. Mengatakan SALAH thd sesuatu yg SALAH adalah suatu tindakan yang BENAR.
Rumus matematikanya:
– x – = +
Pelajaran matematika ternyata sarat makna. Kebenarannya pasti/exact, yg bs kita ambil sebagai Pelajaran Hidup.
Untuk matematika pembagian, adalah sbb:
1 ÷ 1 = 1
1 ÷ 2 = 1/2
1 ÷ 10 = 1/10
1 ÷ 100 = 1/100
Sedangkan 1 ÷ 0 = ~ ( tak terhingga).
Maknanya adalah:
- Kalau kita melakukan perbuatan baik, spt sedekah misalnya, kemudian kita mengharapkan balasan atas perbuatan itu, mk semakin kita banyak berharap hasilnya akan semakin kecil (1/100 dst).
Tetapi ketika kita melakukannya dgn Ikhlas tanpa mengharapkan sesuatu imbalan apa pun atau 1 ÷ 0, maka hasilnya akan "Tak Terhingga" yang artinya Allah SWT akan memberikan balasan atas keikhlasan kita dengan balasan yang tak terhingga (Penuh Keberkahan)
✔ Tatkala engkau memperbaiki niatmu, saat itulah Allah memperbaiki keadaanmu
✔ Ketika engkau menginginkan kebaikan utk org lain, maka kebaikan itu datang kepadamu dari arah yang tidak engkau kira
✔ Di saat kita hidup untuk membuat orang lain bahagia, Allah menjadikan orang lain membahagiakan kita
✔ Maka carilah selaluj celah untuk "memberi", bukan "mengambil"
✔ Setiap kali engkau memberi, maka di saat itulah engkau diberi (oleh Allah) tanpa engkau meminta
Semoga bermanfaat...
1) Mengapa PLUS dikali PLUS hasilnya PLUS?
2) Mengapa MINUS dikali PLUS atau sebaliknya PLUS dikali MINUS hasilnya MINUS?
3) Mengapa MINUS dikali MINUS hasilnya PLUS?
Hikmahnya adalah:
(+) PLUS = BENAR
(-) MINUS = SALAH
1. Mengatakan BENAR thd sesuatu hal yang BENAR adalah suatu tindakan yang BENAR.
Rumus
+ x + = +
2. Mengatakan BENAR thd sesuatu yang SALAH, atau sebaliknya mengatakan SALAH thd sesuatu yang BENAR adalah suatu tindakan yang SALAH.
Rumus matematikanya:
+ x – = -
– x + = -
3. Mengatakan SALAH thd sesuatu yg SALAH adalah suatu tindakan yang BENAR.
Rumus matematikanya:
– x – = +
Pelajaran matematika ternyata sarat makna. Kebenarannya pasti/exact, yg bs kita ambil sebagai Pelajaran Hidup.
Untuk matematika pembagian, adalah sbb:
1 ÷ 1 = 1
1 ÷ 2 = 1/2
1 ÷ 10 = 1/10
1 ÷ 100 = 1/100
Sedangkan 1 ÷ 0 = ~ ( tak terhingga).
Maknanya adalah:
- Kalau kita melakukan perbuatan baik, spt sedekah misalnya, kemudian kita mengharapkan balasan atas perbuatan itu, mk semakin kita banyak berharap hasilnya akan semakin kecil (1/100 dst).
Tetapi ketika kita melakukannya dgn Ikhlas tanpa mengharapkan sesuatu imbalan apa pun atau 1 ÷ 0, maka hasilnya akan "Tak Terhingga" yang artinya Allah SWT akan memberikan balasan atas keikhlasan kita dengan balasan yang tak terhingga (Penuh Keberkahan)
✔ Tatkala engkau memperbaiki niatmu, saat itulah Allah memperbaiki keadaanmu
✔ Ketika engkau menginginkan kebaikan utk org lain, maka kebaikan itu datang kepadamu dari arah yang tidak engkau kira
✔ Di saat kita hidup untuk membuat orang lain bahagia, Allah menjadikan orang lain membahagiakan kita
✔ Maka carilah selaluj celah untuk "memberi", bukan "mengambil"
✔ Setiap kali engkau memberi, maka di saat itulah engkau diberi (oleh Allah) tanpa engkau meminta
Semoga bermanfaat...
kisah seorang anak bersama ayahnya
💐 Kisah seorang Ayah bersama Anaknya 💐
🌾Seorang ayah ingin mengajarkan kepada anaknya sejak dini, ia baru duduk di kelas 3 SD. untuk mengatur uang jajannya...
🌾Sang anak diberi uang Rp. 30.000 perminggu (termasuk ongkos ojek). Biasanya uang tersebut diberikan sang ayah sehari sebelum anaknya masuk sekolah...
🌾Pada Ahad pagi mereka berdua hendak jalan-jalan ke kota untuk menikmati liburan. Sebelum berangkat., tak lupa sang ayah memberikan uang jajan mingguan anaknya dengan tiga lembar uang Rp 10.000. Dan uang tersebut disimpan rapi dalam saku celananya...
🌾Di tengah keasyikan sang ayah dan anaknya menikmati hari libur mereka, tiba-tiba keduanya dikejutkan dengan kedatangan seorang kakek pengemis yang telah tua renta sambil memelas...
Tak tega melihat sang kakek tua yang memelas itu, sang anak dengan sigap langsung mengeluarkan 3 lembar uang Rp10.000,- dari saku celana dan diberikan seluruhnya...
🌾Kontan saja kakek pengemis ini terlihat sangat senang seraya mengucapkan rasa syukur dan terimakasih yang tak terkira kepada sang anak dan ayahnya ini...
🌾Setelah si kakek tua berlalu, sang ayah bertanya:
“Sayang..., kenapa kamu berikan semua uangmu untuk kakek itu...??? Bukankah satu lembar saja sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya hingga nanti malam...???”
🌾“Ayaaah... kalau kakek tua itu ikhlas menerima yang sedikit, maka aku ikhlas untuk memberikan yang lebih besar...!” Jawab anaknya dengan wajah tersenyum...
🌾“Tek..!!!” Hati sang ayah langsung tersentak kaget mendengar jawaban tersebut.
“Nah...! terus uang jajanmu untuk seminggu ke depan bagaimana...?” Tanya sang ayah mencoba mengujinya.
🌾“Kan aku masih punya ayah dan bunda..!!!
Tidak seperti kakek tua itu yang mungkin hanya hidup sebatangkara di dunia ini...!” balas anaknya...
🌾“Kenapa kamu begitu yakin kalau ayah dan bunda akan mengganti uang jajanmu...? Ayah nggak janji loh...!?” Kembali sang ayah mengujinya...
“Kalau ayah merasa bahwa aku adalah amanah dari Allah yang dititipkan kepada ayah dan bunda..., maka aku sangat yakin ayah dan bunda tak akan membiarkan aku kelaparan seperti kakek tua itu...” jawab sang anak mantap...
🌾Seakan sang ayah tak percaya dengan jawaban dari putranya hingga ia kehabisan kata-kata... Ia tak menyangka jawaban seperti itu keluar dari seorang bocah kelas 3 SD. Ia seperti sedang berhadapan dengan seorang ulama besar dan ia tak bernilai apa-apa ketika berada di hadapannya..!
❤❤❤MASYA ALLAH...
🌾Lalu... ia berjongkok dan memegang kedua pundak buah hatinya itu...
“Sayang… ayah dan bunda janji akan selalu menjaga dan merawatmu hingga Allah Ta'ala tetapkan batas umur ini... Ayah sangat sayang padamu naaak...” Sambil kedua matanya berkaca-kaca seolah tak kuat menahan haru...
🌾Sambil memegang kedua pipi ayahnya, sang anak pun membalas,
“Ayah tak perlu berkata seperti itu... Sejak dulu aku sudah tahu bahwa ayah dan bunda sangat mencintai dan menyayangiku...!
Kelak jika aku sudah dewasa aku akan selalu menjaga ayah dan bunda...! Dan aku tidak akan membiarkan ayah dan bunda hidup di jalanan seperti kakek tua itu...!!!”
🌾Dan airmata sang ayah pun tak terbendung mendengar jawaban tulus dari anaknya itu... Dipeluklah tubuh mungil itu dengan sangat erat...
Dan keduanya larut dalam haru dan kasih sayang...
❤Kapankah kurikulum kita bisa menghasilkan mental anak yang seperti ini???
Semoga kita terinspirasi dari cuplikan kisah ini, dan bermanfaat bagi kita sekalian... Amiin.
Untuk melipat gandakan hikmah dan manfaatnya, dipersilakan membagi dengan saudara dan teman lainnya.
🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
🌾Seorang ayah ingin mengajarkan kepada anaknya sejak dini, ia baru duduk di kelas 3 SD. untuk mengatur uang jajannya...
🌾Sang anak diberi uang Rp. 30.000 perminggu (termasuk ongkos ojek). Biasanya uang tersebut diberikan sang ayah sehari sebelum anaknya masuk sekolah...
🌾Pada Ahad pagi mereka berdua hendak jalan-jalan ke kota untuk menikmati liburan. Sebelum berangkat., tak lupa sang ayah memberikan uang jajan mingguan anaknya dengan tiga lembar uang Rp 10.000. Dan uang tersebut disimpan rapi dalam saku celananya...
🌾Di tengah keasyikan sang ayah dan anaknya menikmati hari libur mereka, tiba-tiba keduanya dikejutkan dengan kedatangan seorang kakek pengemis yang telah tua renta sambil memelas...
Tak tega melihat sang kakek tua yang memelas itu, sang anak dengan sigap langsung mengeluarkan 3 lembar uang Rp10.000,- dari saku celana dan diberikan seluruhnya...
🌾Kontan saja kakek pengemis ini terlihat sangat senang seraya mengucapkan rasa syukur dan terimakasih yang tak terkira kepada sang anak dan ayahnya ini...
🌾Setelah si kakek tua berlalu, sang ayah bertanya:
“Sayang..., kenapa kamu berikan semua uangmu untuk kakek itu...??? Bukankah satu lembar saja sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya hingga nanti malam...???”
🌾“Ayaaah... kalau kakek tua itu ikhlas menerima yang sedikit, maka aku ikhlas untuk memberikan yang lebih besar...!” Jawab anaknya dengan wajah tersenyum...
🌾“Tek..!!!” Hati sang ayah langsung tersentak kaget mendengar jawaban tersebut.
“Nah...! terus uang jajanmu untuk seminggu ke depan bagaimana...?” Tanya sang ayah mencoba mengujinya.
🌾“Kan aku masih punya ayah dan bunda..!!!
Tidak seperti kakek tua itu yang mungkin hanya hidup sebatangkara di dunia ini...!” balas anaknya...
🌾“Kenapa kamu begitu yakin kalau ayah dan bunda akan mengganti uang jajanmu...? Ayah nggak janji loh...!?” Kembali sang ayah mengujinya...
“Kalau ayah merasa bahwa aku adalah amanah dari Allah yang dititipkan kepada ayah dan bunda..., maka aku sangat yakin ayah dan bunda tak akan membiarkan aku kelaparan seperti kakek tua itu...” jawab sang anak mantap...
🌾Seakan sang ayah tak percaya dengan jawaban dari putranya hingga ia kehabisan kata-kata... Ia tak menyangka jawaban seperti itu keluar dari seorang bocah kelas 3 SD. Ia seperti sedang berhadapan dengan seorang ulama besar dan ia tak bernilai apa-apa ketika berada di hadapannya..!
❤❤❤MASYA ALLAH...
🌾Lalu... ia berjongkok dan memegang kedua pundak buah hatinya itu...
“Sayang… ayah dan bunda janji akan selalu menjaga dan merawatmu hingga Allah Ta'ala tetapkan batas umur ini... Ayah sangat sayang padamu naaak...” Sambil kedua matanya berkaca-kaca seolah tak kuat menahan haru...
🌾Sambil memegang kedua pipi ayahnya, sang anak pun membalas,
“Ayah tak perlu berkata seperti itu... Sejak dulu aku sudah tahu bahwa ayah dan bunda sangat mencintai dan menyayangiku...!
Kelak jika aku sudah dewasa aku akan selalu menjaga ayah dan bunda...! Dan aku tidak akan membiarkan ayah dan bunda hidup di jalanan seperti kakek tua itu...!!!”
🌾Dan airmata sang ayah pun tak terbendung mendengar jawaban tulus dari anaknya itu... Dipeluklah tubuh mungil itu dengan sangat erat...
Dan keduanya larut dalam haru dan kasih sayang...
❤Kapankah kurikulum kita bisa menghasilkan mental anak yang seperti ini???
Semoga kita terinspirasi dari cuplikan kisah ini, dan bermanfaat bagi kita sekalian... Amiin.
Untuk melipat gandakan hikmah dan manfaatnya, dipersilakan membagi dengan saudara dan teman lainnya.
🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
Subscribe to:
Posts (Atom)