Wednesday, 4 January 2012

karakter berdaskan golongan darah

Setiap orang memiliki golongan darah yang berbeda-beda. Golongan darah kita dapat mencerminkan karakter kita loh...
yuk coba kita liyat karakter berdasarkan golongan darah kita....



Golongan darah A
  • Berkepala dingin
  • Serius
  • Sabar
  • Kalem
  • Berkarakter tegas
  • Bisa dipercaya
  • Keras Kepala
  • Direncanakan banget

Golongan darah B
  • Gampang penasaran
  • Tertarik dengan sesuatu
  • Punya banyak hobby
  • Cepat bosen
  • Bisa memilih mana yang lebih penting
  • Cenderung pengin jadi nomer satu
  • Fokus satu hal
  • Cemerlang
  • Semangat
  • Antusias tinggi
  • Ngga banyak bergaul

Golongan Darah O
  • Berperan menciptakan gairah dalam satu grup
  • nrimaan
  • Tenang dalam melaksanakan segala hal
  • Pandai menutupi sesuatu
  • Damai kaya ngga punya masalah sama sekali tapi kalo lagi punya masalah cari temen curhat ( curhatan banget )
  • Pemurah
  • Baik hati
  • Loyal
  • Keras kepala
  • Punya pendapat sendiri tentang segala hal
  • Fleksibel

Golongan darah AB
  •  Sensitif
  • Lembut
  • Penuh kepedulian
  • Hati-hati
  • Punya banyak temen
  • Ketus dengan diri sendiri
  • Cenderung punya dua kepribadian
  • (kepribadian sentimental/ terlalu dalam memikirkan sesuatu)
So selain kita bisa melihat karakter kita, kita juga dapat melihat karakter teman atau saudara-saudara kita dari golongan darah mereka...

Sunday, 1 January 2012

karakter berdasarkan warna


 Hitam:
  • membutuhkan lingkungan yang tenang, bebas dari konflik dan pertentangan,
  • lebih suka yang alami ketimbang buatan,
  • mampu untuk merasa nyaman dalam kondisi yang mungkin mengganggu orang lain,
  • tidak mudah diganggu konsentrasinya,
  • senang menjadi perhatian, tapi tidak tahu cara mengatasi perhatian tersebut.
Biru:
  • senang dengan kondisi lingkungan yang damai untuk bersantai dan menghargai kehidupan,
  • memiliki rasa yang halus tentang keindahan,
  • mampu bertahan menghadapi segala rintangan ketika bertekad untuk mencapai tujuannya,
  • berkeinginan untuk membangun pribadi menurut suatu kerangka sikap dalam mencapai tujuan.
Coklat:
  • natural dan easy going,
  • menyukai lingkungan yang tenang,
  • tertarik dengan lingkungan luar,
  • suka dengan keindahan,
  • agak konservatif dengan pemikiran yang teratur dengan baik,
  • tidak tertarik dengan sesuatu yang aneh,
  • tidak terhibur dengan adanya trend mode atau gaya,
  • merasa nyaman dengan sistem nilai yang sudah atau sedang dijalani.
Abu - Abu:
  • menyukai lingkungan yang tenang,
  • easy going dan original,
  • akan mencoba sesuatu sekali,
  • lembut, santai dan percaya diri,
  • mampu menjadi teman bagi banyak orang,
  • memiliki indera pengihatan yang baik untuk estetika,
  • pemain tim yang baik,
  • berulang kali menilai situasi sendiri meskipun tampak terlihat sebagai diri yang dimiliki sendiri.
Hijau:
  • memiliki keinginan dan tujuan yang kuat,
  • mampu mencapai banyak tujuan atau bekerja lebih baik ketika ditinggal sendirian dan tanpa gangguan,
  • easy going dan original,
  • bisa menghargai barang mewah dalam hidup,
  • memiliki perhatian untuk seni,
  • rajin dan tekun dalam kehidupannya
Ungu:
  • sangat spontan dalam bertindak,
  • memiliki pemikiran cepat dan original yang tidak kenal batasan,
  • sedikit konservatif,
  • menghargai keindahan lingkungan sekitar, khususnya alam kehidupan,
  • santai dan percaya diri,
  • pemain yang baik dalam kelompok,
  • memiliki selera yang unik dan tidak biasa, tapi bisa merasa nyaman saat bersama dengan orang - orang yang lebih konservatif.
Merah:
  • memiliki rasa keinginan yang sangat kuat,
  • mampu mengatasi halangan bisa mencegah yang lain,
  • menyukai lingkungan dengan penuh warna dan menyenangkan,
  • mampu menyemburkan energi spontanitas yang tinggi,
  • meskipun agak santai, tetap berenergi dan tertarik dengan banyak area kehidupan,
  • mampu mencapai tujuan ketika fokus dengan sadar dan rajin.
Kuning:
  • seorang pemikir original dan pemikirannya kuat,
  • mampu mengatasi hambatan dan halangan berat,
  • easy going dan menikmati barang mewah di hidupnya, dengan ketertarikan pada seni,
  • tenang dan santai,
  • biasa menjadi orang yang tidak mau mencoba untuk mengendalikan,
  • senang mencari ide, metode, dan gaya baru,
  • bisa menjadi sangat produktif ketika fokus pada satu tindakan.

Harapan Esok


Harapan Esok
Tetesan embun itu
Telah jatuh dan menghilang
Terbawa waktu
Jika ku memandang matahari pagi
Hatiku bertanya
Akankah hari ini hari baikku
Ku ingin hari kemarin menjadi kenangan
Tanpa tau hari esok
Biarlah laraku hilang bersama waktu
Ku ingin hari-hariku kembali indah
Tanpa harus ada kata sepi
Sepi yang membuat aku terluka

Saturday, 17 December 2011

puisi tentang hidup

HIDUP

Beribu harapan telah hilang bersama waktu
Terhanyut dan tergugur bagai bunga di musim gugur
Dedaunan berjatuhan bagai tak ada ada tangkai tuk bersandar
Hati yang tersayat luka
Tak ka hilang semudah membalik tangan
Kenapa hidup bagai angin yang datang dan pergi
Bagai air yang mengalir yang tak kan membalik arus
Tak kan kembali dengan arah yang lurus ataupun berkelok
Imungkin itulah  hidup yang tak kan terhenti dengan waktunya
Dan slalu berjalan dengan kenyataan yang ada
Penuh dengan tanya
Penuh dengan cerita
Penuh dengan rasa
Dan penuh dengan topeng
Jika hidup seperti air yang mengalir dan bumi yang berputar
Apakah hanya ada dua warna yang menyelimutinya
Hitam dan Putih
dan dua kata yang menjadi rohnya
Benar atau salah
Yang slalu menjadi penghakiman

cerpen BUNGA DITEPI JURANG


BUNGA 

Ketika cinta tak dapat dimengerti, selalu ada tanya dalam hati ingin rasanya mencoba mencari sela di sesaknya nafas yang terpenjara di relung hati. Tertatih menjalani hari yang terus menerus berpacu dengan waktu, waktu yang tak mau mengerti tak mau melihat tak mau mendengar dan tak mau merasakan suara-suara hati yang terus beradu bagai ombak yang terus menerjang karang dan terus mengikis dan mengikis karang itu. Sebuah cerita tentang  tanaman yang tumbuh liar tak ada satu mata pun melihat dan memperhatikan bunga itu tumbuh terus berkembang dan pada akhirnya mekar walaupun bunga itu belum menampakkan wanginya tapi bunga itu dengan segala perjuangannya menghadapi berbagai musim dia mencoba bertahan untuk tetap hidup dan dapat menunjukkan pada dunia bahwa dia dapat bertahan dapat tumbuh dapat berkembang dan dapat berbunga dengan getir paitnya hidup dia tetap tegar walaupun dia selalu merasa sendiri. Dan pada suatu saat dia menjumpai kumbang yang telah sekian lama beralalu lalang dihadapannya sampai akhirnya kumbang itu tak terlihat lagi dan menghilang entah kemana. Bunga tetap berharap ada seekor kumbang yang mau menemaninya untuk tetap bertahan dalam setiap musim . Tapi sayang dipenghujung waktu penantianya bunga belum menemukan apa yang dia ingin. Bunga  tumbuh liar yang mencoba selalu bersahabat dengan alam dan  terbiasa dengan kekecewan yang datang silir berganti. tetap mencoba mengarungi hidup dan membuat dirinya tetap berharga untuk dirinya dan untuk alam yang telah memberi tempat dia hidup.
Dan pada masanya bunga yang sedang tumbuh dan bertahan di tepian jurang yang tak ada satu orang pun mau merawat bunga itu terlihat mulai layu, hujan yang tak kunjung datang dalam musim yang lama tuk dinanti mencoba bertahan dan tetap mencoba tersenyum pada dunia. Karena bunga yang liar itu mencoba mengerti arti hidup yang penuh dengan hukum rimba. Walaupun oase yang dicarinya belum dia temukan tetapi hanya sekuntum bunga yang mengerti bahwa dunia akan indah dengan adanya bunga walaupun tak ada yang peduli dan hidup liar tak terawat tetapi bunga itu tetap indah dengan kesederhanaanya.
Dalam sebuah harapan

Ku berjalan diantara sekat langit dan bumi
Dalam sketsa sebuah kehidupan
Ku melihat mentari senantiasa memberi
Ku melihat air senantiasa memberi
Dan udara senantiasa memberi ...
Semua yang ada di kehidupan ini selalu
Berputar dalam prosesnya
Terasa indah ketika essensi kehidupan
Tak menjadi sejarah dalam romanntisme masa lalu
Sebuah kehidupan yang terlupakan
Kedamaian yang selalu ada
dan tak menjadi impian
untuk jiwa-jiwa yang mengharapkan
Sebuah harmoni dalam sebuah waktu
Untuk sebuah perubahan
Yang selalu dinamis penuh dialektika
Dan dinamika

SENJA

SENJA DIKALA SORE....

Matahari  kian menampakan warnanya, menghiasi langit sore. Mega-mega menawarkan keindahan digemerlapnya hitam putih dunia. Kala angin sore menghelaikan sentuhannya, terasa hangat menghangatkan bumi. Di sudut pojok  jendela terlihat senja dengan  aroma wanginya memandang keindahan sore. Rona warna  wajahnya seakan tersimpan banyak tanya di hati.  Senja yang selalu memberi warna di setiap harinya tak terlihat lagi memberi warna untuk dirinya dan bumi yang dipijaknya. Detik jam terdengar dalam ruang-ruang  hampa. Tak terlihat dan tak terdengar nyanyian burung yang slalu menemani senja. Senja tak seperti  biasa, dalam secangkir teh hangat dan wangi aroma teh .. Senja merangkai sebuah cerita dalam sebuah coretan-coretan kayu berselimuti warna. Dalam gambar-gambar goresan lembutnya, Senja menari dalam kuas dan nyanyian hatinya. Ketika hati bersuara dalam diam terlihat rintik-rintik air yang membasahi lukisannya. Tergambar sebuah bintang yang terlihat indah di gelapnya malam dan memancarkan sinarnya. Bintang yang selalu setia pada malam, bintang yang selalu memberi keindah pada langit dan menjadi pelangkap hiasan surya.  Waktu seperti terhenti Senja tak memberi kehidupan lagi dalam melukiskan keindahan bintang, senja yang selalu berteman dengan langit seperti bintang yang selalu berkawan dengan langit  terdiam dalam kesunyian. Langit yang berganti dengan malam yang tlah memenjarakan senja, bintang yang terlukis indah itu tak memberi  dan menawarkan cahayanya lagi dan tak memberi ruang. Ruang yang mungkin kosong tanpa hembusan angin yang slalu menghidupkannya  atau terisi oleh angin yang  mungkin tak terlihat tapi ada. Ketika malam datang dengan sambuatan  langit yang slalu ditemani bintang. Senja memandang bintang dalam nyata tetapi bintang hanya menjadi bayangan dalam kegelapan yang terlihat semu dan gelap. Bintang cukup jauh terlihat dan cukup jauh untuk ada.  Mata indah senja tak tau harus memberi warna apa dilukisannya, pada bintang yang tak bisa dan tak mau mengerti akan derai-derai suara alam yang penuh rahasia.  Waktu terus berjalan  pagi, siang , senja dan malam terus berganti, senja yang tak ingin terperangkap dalam waktu dan ruang kosong, bercita dalam asa, berdamai dengan  bumi yang nyata. Yang  tersisa hanya sepenggal  kata, mungkin Senja akan menjadi senja dan bintang akan menjadi bintang ,dan bumi akan tetap sama masih akan berputar pada porosnya, tak akan berubah dan akan menjadi rahasia semesta.