Tuesday, 22 September 2015

rahasia di Al qur'an

Keutamaan Amalan Dengan Al Quran
SURAT YASIN
Diriwayatkan dari Anas R.A. ” sesungguhnya setiap sesuatu memiliki hati “. Dan hati al-qur’an di surat yasin. Barang siapa yang membacanya, Allah akan menulis baginya pahala seperti membaca al-qur’an sepuluh kali.
SURAT AL-WAQI’AH
Dari Ibnu Umar R.A. ” Bacalah kalian surat al-waqi’ah “. Dan ajarkanlah kepada anak-anak mu. Karena dengan membacanya mereka tidak akan faqir.
SURAT AD-DHUKHON
Dari Abu Hurairoh R.A. ” Barang siapa yang membaca surat Ad-dhukhon malam hari”. Niscaya keesokan harinya, tujuh puluh ribu malaikat memintakan ampunan baginya.
SURAT AL-MAA’RIJ
Barang siapa membacanya ketika mau tidur,” niscaya akan aman dari junub dan mimpi buruk “.
Dikutip dari kitab Al-Wasail
SURAT AL-MUZAMMIL
Barang siapa ingin berjumpa dengan nabi Muhammad S.A.W. dalam mimpi. ” Maka bacalah surat Al-Muzammil empat puluh satu kali “.
Dikutip dari kitab Al-Wasail
ALAM NASYROH
Al-Imam Syafi’i Rahimahullah berkata ” Barang siapa ingin merasa kenyang dan sabar dari rasa lapar “, maka bacalah surat Alam Nasyroh tujuh kali. Dan barang siapa ingin marahnya menjadi santun,” maka bacalah surat Alam Nasyroh setiap hari” satu kali. Dan barang siapa ingin merasakan tidur yang sedikit merasa cukup baginya,” Maka bacalah surat Alam Nasyroh tiga atau tujuh kali ketika hendak tidur. Dan barang siapa ingin kesulitannya dipermudahkan oleh Allah, ” Maka bacalah surat alam nasyroh tiga kali setiap selesai sholat lima waktu.
SURAT AL-QODR
” Barang siapa membacanya diwaktu setelah sholat isya sebanyak tujuh kali’, niscaya Allah akan melindunginya dari segala bala’ yang diturunkan pada malam itu, sampai pagi hari. Dan barang siapa membacanya satu kali setiap selesai sholat lima waktu, niscaya Allah akan menghapuskan kesedihan dan kesumpekannya, serta membawa keberkahan bagi rumahnya. Dan barang siapa membacanya tujuh kali ketika diatas kapal laut, tidak akan tenggelam dengan seizin Allah. Dan barang siapa yang membacanya setelah sholat jum’at, insya Allah akan diringankan hutangnya.
Dikutip dari kitab Ghoyatul Murtah
SURAT LAM YAQUNIL
Rosulullah S.A.W. bersabda ” Kalau seandainya manusia tahu apa yang ada didalam kandungan surat lam-yaqunil”, maka mereka akan meninggalkan keluarga dan hartanya untuk belajar surat lam-yaqunil, tidaklah seorang hamba membacanya melainkan Allah mengirimkan kepadanya malaikat untuk menjaga dirinya, agama dan hartanya. Dan jika ditulis didalam sebuah wadah untuk orang yang sulit baginya mencari jodoh, kemudian dihilangkan dengan air dan di siramkan ke seluruh badan. insya Allah akan dipermudahkan jodohnya. Dengan syarat salah satu dari hurufnya tidak terhapus atau hilang.
KEISTIMEWAAN BEBERAPA SURAT AL-QUR’AN
Barang siapa membaca surat ” Idza dzul “, maka seakan-akan membaca separoh Al-Qur’an.
Dan barang siapa membaca surat ” Qulya “, maka sama dengan membaca seperempat Al-Qur’an.
Barang siapa membaca surat “Al-’adiyat”, waktu dalam keadaan kesulitan ekonomi, insya Allah akan dilapangkan rezekinya dari jalan yang tidak terduga
Barang siapa yang membaca surat ” Al-Qori’ah”, kelak akan diberatkan timbangan kebaikannya.
Diriwayatkan dari Umar R.A. berkata, Rosulullah bersabda ” Barang siapa membaca dalam satu malam seribu ayat. kelak ia akan berjumpa dengan Allah … dan Dia { Allah} senyum gembira kepadanya. Sayidinah Umar berkata, ” wahai Rosulullah siapa yang kuat membacanya seribu ayat ? ” Maka Rosulullah S.A.W. membaca surat ” Al-Haqumut takastur “, kemudian beliau berkata, ” Sungguh demi jiwaku yang ada digenggamannya, sesungguhnya surat Al-Haqumut takastur sama dengan membaca seribu ayat.
Barang siapa membaca surat ” Quraisy ” akan dihilangkan beban pikirannya, kesedihan, was-was dan dilindungi dari segala kejahatan. Dan kalau dibaca pada suatu makanan, maka akan dihilangkan oleh Allah bahaya dari makanan itu.
Surat Al-Fiil, membacanya seratus kali akan terlihat suatu yang mengherankan bagi musuh dan orang yang iri hati. Surat ini baik dibaca bagi orang yang memusuhinya atau hasud.
Surat “Qulya” dengan “Al-Ikhlas” disunahkan dibaca di dalam dua rokaat sholat istikhoroh, tahiyatul masjid, sholat musafir, qobliyah subuh, sholat witir, sesudah thowaf, sholat maghrib pada malam jum’at, dan sholat ba’diyah maghrib. Barang siapa membacanya didalam hajat sepuluh kali, insya Allah akan dikabulkan. Dan begitu pula dengan surat “An-Nasr” membacanya sama dengan membaca seperempat Qur’an.
Diriwayatkan dari Rosulullah S.A.W. bersabda ” Apakah kalian tidak dapat dalam semalam membaca sepertiga Al-Qur’an ? “, sahabat bertanya, ” Bagaimana caranya ya Rosulullah ? “, bacalah surat Al-Ikhlas , oleh karena membacanya sama dengan membaca sepertiga Al-Qur’an. Dan diriwayatkan dari Anas R.A. barang siapa yang hendak mau tidur maka tidurlah dengan berbaring dengan rusuk yang sebelah kanan, kemudian bacalah surat Al-Ikhlas seratus kali. maka jikalau datang hari kiamat, akan berkata kepadanya ” Wahai hambaku masuklah kamu dalam surga dari sebelah kanan. Dan barang siapa membacanya setiap hari lima puluh kali, kelak dipanggil pada hari kiamat dalam kuburannya, ” Wahai orang yang berbuat baik terhadap Allah “, bangkitlah dan masuklah ke surga.
Diriwayatkan dari Sahl bin Sa’ad R.A. berkata,” seorang laki-laki datang kepada Rosululllah S.A.W. kemudian mengeluh kepadanya akan ekonomi rumah tangganya, dan pekerjaannya. Lalu Rosulullah S.A.W berkata,” kalau kamu masuk kerumahmu, ucapkan salam kepada orang yang berada di rumah maupun tidak ada dirumah, kemudian bersholawatlah kepadaku dan bacalah surat Al-Ikhlas sekali. lalu orang itu mengerjakan apa yang telah dikatakan oleh Rosululllah S.A.W. Tak lama kemudian Allah memberikan rezeki kepadanya berlimpa ruah sampai-sampai kepada para tetangganya.
Diriwayatkan dari Sa’id ibnu Musayib, Dari Rosulullah S.A.W. bersabda, ” Barang siapa membaca surat Al-Ikhlas sebelas kali, niscaya Allah akan membangunkan sebuah istana untuknya di surga. Dan barang siapa membacanya dua puluh kali niscaya Allah akan membangunkan kepadanya dua istana dalam surga. Dan barang siapa membacanya tiga kali, niscaya Allah akan membangunkannya tiga istana didalam surga. Sayidina Umar berkata, ” Wahai Rosulullah ? kalau begitu istana kami sangat banyak di surga, Maka Nabi Muhammad S.A.W. berkata, ” wahai umar, sesungguhnya kekuasaan dan surga Allah lebih luas dari pada istana-istana itu.
ASMAUL HUSNA
” Ya Allah ” jika dibaca akan menambah keyakinan. Dan orang yang selalu membacanya setiap hari seribu kali, akan diberi kekuatan keyakinan dalam hatinya. Dan siapa yang membacanya pada hari jum’at sebelum sholat dengan keadaan bersuci dari hadats dan bersih badan dari kotoran dengan duduk sendirian membacanya dua ratus kali, insya Allah akan dimudahkan keinginannya.
Sumber: Habib Hasan Baagil

Thursday, 17 September 2015

cintai anakmu untuk selamanya

~Cintai Anakmu untuk Selamanya~

💎👧👦💎👧👦💎👧👦💎

Pada saatnya anak-anak akan pergi, meninggalkan kita, sepi...

Mereka bertebaran di muka bumi untuk melaksanakan tugas hidupnya; berpencar, berjauhan.

Sebagian di antara mereka mungkin ada yang memilih untuk berkarya dan tinggal di dekat kita agar berkhidmat kepada kita.

Mereka merelakan terlepasnya sebagian kesempatan untuk meraih dunia karena ingin meraih kemuliaan akhirat dengan menemani dan melayani kita.

Tetapi pada saatnya, kita pun akan pergi meninggalkan mereka.

Entah kapan.

Pergi dan tak pernah kembali lagi ke dunia ini....

Sebagian di antara kematian adalah perpisahan yang sesungguhnya; berpisah dan tak pernah lagi berkumpul dalam kemesraan penuh cinta.

Orangtua dan anak hanya berjumpa di hadapan Mahkamah Allah Ta'ala, saling menjadi musuh satu sama lain, saling menjatuhkan.

Anak-anak yang terjungkal ke dalam neraka itu tak mau menerima dirinya tercampakkan sehingga menuntut tanggung-jawab orangtua yang telah mengabaikan kewajibannya mengajarkan agama.

Adakah itu termasuk kita?

Alangkah besar kerugian di hari itu jika anak dan orangtua saling menuntut di hadapan Mahkamah Allah Ta'ala.

Inilah hari ketika kita tak dapat membela pengacara, dan para pengacara tak dapat membela diri mereka sendiri.

Lalu apakah yang sudah kita persiapkan untuk mengantarkan anak-anak pulang ke kampung akhirat?

Dan dunia ini adalah ladangnya...
Sebagian di antara kematian itu adalah perpisahan sesaat; amat panjang masa itu kita rasakan di dunia, tapi amat pendek bagi yang mati.

Mereka berpisah untuk kemudian dikumpulkan kembali oleh Allah Jalla wa 'Ala.

Tingkatan amal mereka boleh jadi tak sebanding.
Tapi Allah Ta'ala saling susulkan di antara mereka kepada yang amalnya lebih tinggi.

Allah Ta'ala berfirman:
"والذين آمنوا واتبعتهم ذريتهم بإيمان ألحقنا بهم ذريتهم وما ألتناهم من عملهم من شيء كل امرئ بما كسب رهين"

"Dan orang-orang yang beriman dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikit pun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya."
(QS. Ath-Thuur, 52: 21).

Diam-diam bertanya, adakah kita termasuk yang demikian ini?
Saling disusulkan kepada yang amalnya lebih tinggi.
Termasuk kitakah?
Adakah kita benar-benar mencintai anak kita?

Kita usap anak-anak kita saat mereka sakit.
Kita tangisi mereka saat terluka.
Tapi adakah kita juga khawatiri nasib mereka di akhirat?
Kita bersibuk menyiapkan masa depan mereka.
Bila perlu sampai letih badan kita.
Tapi adakah kita berlaku sama untuk "masa depan" mereka yang sesungguhnya di kampung akhirat?

Tengoklah sejenak anakmu.
Tataplah wajahnya. Adakah engkau relakan wajahnya tersulut api nereka hingga melepuh kulitnya?

Ingatlah sejenak ketika engkau merasa risau melihat mereka bertengkar dengan saudaranya.

Adakah engkau bayangkan ia bertengkar denganmu di hadapan Mahkamah Allah Ta'ala karena lalai menanamkan tauhid dalam dirinya?

Ada hari yang pasti ketika tak ada pilihan untuk kembali.

Adakah ketika itu kita saling disusulkan ke dalam surga atau saling bertikai?

"Maka, cintai anakmu untuk selamanya!"

Bukan hanya untuk hidupnya di dunia.
Cintai mereka sepenuh hati untuk suatu masa ketika tak ada sedikit pun pertolongan yang dapat kita harap kecuali pertolongan Allah Ta'ala.

Cintai mereka dengan pengharapan agar tak sekedar bersama saat dunia, lebih dari itu dapat berkumpul bersama di surga.

Cintai mereka seraya berusaha mengantarkan mereka meraih kejayaan, bukan hanya untuk kariernya di dunia yang sesaat.

Lebih dari itu untuk kejayaannya di masa yang jauh lebih panjang.

Masa yang tak bertepi...
       ****⭐⭐⭐****
Ust. Abu Sa'ad MA

keutamaan berteman dengan orang soleh


Berteman dengan Orang Beriman



Berteman dengan orang beriman akan hadirkan ketaqwaan.
Berteman dengan orang beriman akan datangkan kemuliaan.
Dan berteman dengan orang yang beriman akan dijumpai keindahan.

Memilih berteman dengan orang yang beriman lantaran sulitnya menjaga hati.
Memilih dekat dengan bi'ah keshalihan lantaran betapa sulitnya menjaga perilaku diri.

"Seorang Mukmin jasadnya tercipta dari tanah, tapi ruhnya bergantung pada petunjuk dari langit.
Bersahabat dan berteman dengan seorang Mukmin, duduk di dekatnya dan berinteraksi dengannya pasti memberi manfaat.
Ia kokoh kala diterpa topan kesulitan, selalu memberi buahnya kepada manusia yang lain. Hatinya, amalnya, perkataannya, tasbihnya, menjulang tinggi di langit dan menurunkan barakah keimanan dan pahala setiap saat."
(Musafir Fi Qithari Dakwah,370)

Kebersamaan dengan orang yang beriman akan mengokohkan pijakan kita di jalan kebaikan.
Hingga diri merasakan kenyamanan dan ketenangan bila berada di dalamnya.

Bila sedih ada teman yang menghibur.
Bila gundah ada teman yang mengajak bertafakur.
Bila merasa hidup ini sulit akan ada teman yang mengingatkan untuk senantiasa bersyukur.

Ada canda tawa berbalut nasihat.
Ada keceriaan berbingkai syariat.
Dan kebersamaan pun hadirkan banyak manfaat.

Saling mengisi dan memotivasi agar menjadi lebih berarti.
Saling mendukung tuk berjuang tegakkan panji Ilahi.
Hingga diri tak bernyawa lagi.
Semoga Allah menjaga kita dalam keistiqamahan ini.
Wallahu musta'an.


Divisi Tarqiyah Imaniyah PSDM ODOJ
DTI/64/07/09/2015
oaseodoj@gmail.com

jika hidupmu berharga kenapa malas

🍒 JIKA HIDUPMU BEGITU BERHARGA, MENGAPA MALAS ? 🍒
🌿 Untukmu wahai jiwa yang malas,,,
➰ Betapa ruginya dirimu, jika engkau memperturutkan rasa malas yang menggelayut dalam jiwamu.
 Orang lain telah mendahuluimu dengan amal, keutamaan, cita-cita, serta prestasi hidup.
 Sementara dirimu masih tertidur, belum berbuat apa-apa dan tertinggal.
 Orang lain telah menghafal puluhan juz, bahkan hafal 30 juz.
💥 Sementara dirimu juz 30 pun tak hafal-hafal dari dulu sampai sekarang
 Orang lain telah mendahuluimu berpagi-pagi menjemput rezeki.
 Sementara dirimu masih nyaman dalam hangatnya selimut.
 Orang lain telah mengumpulkan bekal sebanyak-banyaknya.
💥 Sementara engkau belum mengumpulkan apa-apa.
👣 Kafilah kebaikan telah berangkat, tapi engkau masih sibuk mempersiapkan diri.
 Para perindu malam telah sibuk bermunajat,, dan mendirikan malam-malamnya dengan shalat tahajud, membaca Al-Qur’an dan memohon ampun kepada Allah dikeheningan malam.
 Sementara dirimu masih terbuai dengan mimpi-mimpi.
 Bangunlah wahai para pemimpi!
 Sesungguhnya kemulian tak akan bisa kau dapatkan dengan kemalasan.
 Cita-cita tertinggi tak akan bisa kau raih dengan sikap santai, dan berlambat-lambat.
 Semua keutamaan itu hanya bisa kau raih dengan bangun, bangkit, dan bersegera,
 Maka bergegaslah, berangkatlah lebih awal, jangan menunda-nunda, milikilah tekad yang membara serta istiqamahlah dalam menjalaninya.
🔖 Wahai orang yang bermalas-malasan, mungkin sebuah syair ini cocok untuk menggambarkan keadaanmu,
📜 “Hai orang yang tertipu, siang harimu hanya ada lupa dan lalai
📜 Dan malam harimu hanya ada tidur lelap
📜 Kamu tentu akan hancur binasa
📜 Karena kamu hanya memperjuangkan sesuatu yang justru kelak akan kamu ingkari sendiri
📜 Hidupmu didunia tak ubahnya laksana binatang
📜 Kamu suka hal-hal fana dan bergelimang dalam angan-angan hampa
📜 Sama seperti orang tidur yang sedang dibuai oleh nikmat-nikmat mimpi”
🌿 Wahai jiwa yang lemah,,,
 Jika engkau menyadari betapa menyesalnya ahli surga atas setiap detik yang mereka lewatkan tanpa melakukan amal kebaikan, tanpa ada ucapan dzikir didalamnya, tanpa ada memberi manfaat kepada yang lain, karena melihat balasan dan ganjaran yang begitu besar atas setiap amal kebaikannya. Mereka ingin dikembalikan ke dunia agar bisa menambah kebaikannya, walaupun itu cuma sementara,
 “Penduduk surga tidak menyesali sesuatu kecuali terhadap satu saat yang lewat, sementara mereka tidak berdzikir kepada Allah didalamnya.” (Diriwayatkan At-Thabrani)
🌿 Wahai jiwa,,, betapa berhaganya kesempatan yang engkau punya sekarang!
 Tapi kenapa engkau sia-siakan!
💫 Jika hidup begitu berharga, mengapa engkau malas?
🌏 Mumpung masih hidup di alam dunia. Kesempatan bagimu melakukan amal masih terbentang luas.
⌚ Manfaatkanlah setiap detiknya yang begitu berharga.
💭 Coba bayangkan apabila engkau telah berpindah dari alam dunia ini, terputus sudah segala kesempatan untuk beramal, yang ada engkau hanya menunggu balasan. Tidak akan pernah ada peluang, tidak akan pernah ada harapan untuk kembali ke dunia agar engkau bisa memperbaiki segalanya.
 Tidakah engkau dengar berita dari Al-Qur’an tentang rengekan orang yang dihadapkan kematian kepadanya;
 “Hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, ia berkata, ‘Wahai Tuhanku, kembalikan aku (ke dunia), agar aku berbuat amal shalih terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak Sesungguhnya itu perkataan yang diucapkannya saja dan didepan meraka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan.” (QS. Al-Mukminun: 99-100)
➡ Atau berita tentang penyesalan ahli neraka, dan mereka minta dikembalikan ke dunia;
📖 “Dan jika kamu (Muhammad) melihat ketika mereka dihadapkan ke neraka, lalu mereka berkata, ‘Kiranya kami dikembalikan (ke dunia) dan tidak mendustakan ayat-ayat Tuhan kami, serta menjadi orang-orang yang beriman’.” (QS. Al-An’am: 47)
🌴 Jika kesempatatan begitu beharga, kenapa engkau tak bergegas!
💨 Bangunlah, hempaskan setiap kemalasan yang membelenggu jiwa...!
🌿 Sungguh saudaraku, jika engkau benar-benar tahu akan berharganya hidup, tentu engkau tak akan bermalasan lagi.
🌿 Jika engkau tahu keutamaan orang-orang yang datang lebih awal, tentu engkau akan bergegas.
🌿 Jika engkau tahu keutamaan mendirikan shalat berjamaah di masjid, niscaya engkau akan mendatanginya meskipun dengan merangkak.
👉 Seandainya engkau paham akan besarnya ganjaran pahala syahid dijalan Allah, mungkin engkau akan menjadi orang yang pertama menyq
💎 Jika engkau merasakan keutamaan serta kemuliaan yang dimiliki oleh para ahli ilmu, tentu engkau akan berlelah-lelah untuk belajar, menghafal, dan menuntut ilmu.
🌿 Maka saudaraku, Hempaskanlah kemalasan! Raihlah keutamaan!
🌿 Wahai jiwa, agar kemalasan tak bersarang dalam jiwamu!
💥 Karena sungguh malas dalam beribadah adalah salah satu sifat yang dimiliki kaum munafik:
📖 “Dan apabila mereka berdiri untuk shalat, mereka berdiri dengan malas.” (QS. An-Nisa’: 142)
♨ Jika malas masih bersemayam dalam dirimu maka mohonlah pertolongan dan perlindungan kepada Allah, bukankah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah mengajarkannya kepada kita.
💎 “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari ketidak berdayaan, malas, pengecut dan pikun (HR. Muslim)
✨ Karena dengan hanya pertolongan Allahlah kita bisa terhindar dari sifat-sifat jelek.
📎📎📎📎📎📎📎📎📎📎
✒ Sahabatmu Nailul Authar

menjadikan hidup penuh makna

🏡OASE DAKWAH
Jumat, 04 September 2015


Menjadikan Hidup Penuh Makna
Oleh: Rochma Yulika


Mengisi hidup agar bermakna
Kokohkan iman pada yang kuasa
Senantiasa menebar cinta untuk sesama

Imam Hasan Al Banna menasihati:
"Nahnu nuqattil annas bil hub, kita takhlukkan manusia dengan cinta"

Dengan cinta kita raih kemuliaan
Dengan cinta kita raih kemudahan
Dengan cinta kita raih keberkahan

Karena cinta itu energi
Cinta itu menginspirasi
Dan cinta itu bisa melejitkan potensi

Sesiapa yang mampu mengelolah cinta di tempat yang semestinya, akan mampu menjadi pribadi-pribadi yang tak biasa

Belajar mencinta dari sang Maha pencinta
Senantiasa memberi tanpa meminta kembali

Cinta tak mengajarkan kita lemah, namun cintalah yg mengajarkan kita semakin terarah
Cinta tak mengajarkan kita tuk menghinakan diri, namun cintalah yg mengajarkan kita tentang budi pekerti

Maka jagalah CINTA karena-Nya
Kita akan dpt kebaikan pd akhirnya

Bahwa sejatinya cinta itu memberi, mengasihi, memperjuangkan bahkan rela berkorban

Mari kita sejenak menilik hati kita, seperti apa posisi cinta untuk Allah, Rasulullah dan dakwah ilallah dalam diri kita??

Mengabdi kepada Allah
Meneladani Rasulullah
Dan istiqamah dakwah ilallah
Itulah energi luar biasa dalam kehidupan ini

Sesiapa yang mampu mengelola cinta di tempat yang semestinya akan mampu menjadi pribadi-pribadi yang luar biasa.

Cintailah sesama muslim Rasulullah SAW bersabda : "Tidak sempurna iman seseorang diantaramu hingga mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri."(Bukhari - Muslim) uhibukum fillah.....

Dan jika ada yg mengucapkan uhibukum fillah. Jawabnya. Ahabbakallaahulladzi ahbabtanii lahu.. Semoga Allah mencintaimu, dzat yg menyebabkan engkau mencintaiku. Jawaban yang dituntunkan Rosulullah jika ada yang menyatakan uhibbukum fillaah (HR. Abu daud, nasa'I, ibn hibban)


Divisi Tarqiyah Imaniyah PSDM ODOJ
DTI/63/03/09/2015
oaseodoj@gmail.com

kisah juruwat menghadapi pasien yang akan meninggal

BUAT PERINGATAN DIRI SAYA DAN SAUDARA-SAUDARA SEMUA.

Cerita yg menyayat Hati: Percakapan Jururawat dan Pasien Rumah Sakit      

Pasien "Abang jururawat, seneng ya kerja di rumah sakit? Sdh lama ya kerja di sini?"    

Jururawat:→ "lumayanlah. ada suka dan dukanya  Tapi, selama 5 tahun kerja di sini, dapat banyak pengalaman yang berkesan yang orang luar sana takkan mengetahuinya  
       
Pasien :  "Apa yang menyenangkan? Perawat2nya cantik2 ya?"      

Jururawat: →"Bukan. Itu biasa saja. Ada yang lagi yg lebih mengesankan      

Pasien: "Wah, apa itu?"  

Jururawat  →"Di sini setiap hari saya lihat pasien meninggal dunia. Kerja saya ngurusi kencing dan berak mereka, bersihkan mereka sampai ke urusan jenazah.

          → Apa yang saya lihat sepanjang saya bekerja di RS ini, betapa ramainya di antara mereka yang sudah meninggal..sebelum meninggal meminta-minta apakah ada dari keluarga ahli waris atau jururawat yg bawa kitab al-Quran.

          → Ada yang gak bisa baca alQuran, ada yang suruh kami bacakan. Ada juga yang tidak sempat sentuh al-Quran, tak sempat baca al-Quran, Allah telah pun mengambil nyawa mereka.
Saat dibacakan  al-Quran pada mereka, berlinanganlah  air mata mereka.        

          →Saya lihat betapa orang-orang yang berada di saat2 akhir kehidupannya, sebagian besar ingin sekali menyentuh al-Quran. Kalau bisa, maunya mati dengan peluk al-Quran. Pengalaman-pengalaman yang saya lalui di sini buat hati ini insaf.sadar ttg satu hal yang sangat penting."    

 Pasien: "Hm. Apa dia?"    

jururawat: →"Apa yang kita biasa pegang ketika kita masih sehat, apa yang kita biasa baca dan belai ketika masih hidup....itu jugalah yang kita akan dapat pegang dan sentuh di akhir hayat.

Jika kita selalu pegang handphone di tangan setiap  waktu ..sholat tdk tepat waktu ..sepanjang waktu memegang HP dan sibuk gadget... mungkin pula di akhir hayat kita nanti...itu pula yg kita kerjakan.

Dapatkah kita sentuh dan pegang al-Quran? Sedangkan tangan kita tak biasa pegang al-Quran, sehari sekali pun susah membuka al-Quran apalagi membaca atau mentadabburinya...yaa..Allah...ar Rahman ..ar Rahim..

Sungguh, kita sdh tak perlu handphone atau gadget di akhir nyawa kita..kita sangat memerlukan al-Quran...barulah kita sadar sa cat itu bhw waktu yg kita milki sdh terbuang begitu saja......ohh...Allah..Allah..."      

Pasien   "(meneteskan air mata..) mas Jururawat tolong bacakan saya al-Quran...saya tak bisa baca alQuran..saya buta tajwid...  "  

Jururawat itu tersenyum. Dikeluarkan al-Quran mini dari kantong bajunya.  lalu dia membacakan alQuran pada  pasien itu    

✔Hampir 9 dari 10 pasien yang beragama islam yang berada di Rumah sakit itu kebanyakannya memperlihatkan wajah penuh kesedihan serta menyesal, menyesal dan menyesal tdk ambil kesempatan untuk membaca Quran ketika sehat dan lapang ?      
✔Wajah2 ketakutan  dan seram bila ambang maut mendekati? naudzubillah  

Saya sbg penulis cerita ini tersadar pula akan waktu yg sdh ter sia2kan. juga pembaca yang membaca posting ini belum terlambat dan pintu taubat luas terbuka untuk kita memulakan.. aamiin.

Yang singkat itu - "waktu"
Yang menipu itu - "dunia"
Yang dekat itu - "kematian"
Yang besar itu - "hawa nafsu"
Yang berat itu - "amanah"
Yang sulit itu - "ikhlas"
Yang mudah itu - "berbuat dosa"
Yang susah itu - "sabar"
Yang lupa itu - "bersyukur"
Yang membakar amal itu - "mengumpat"
Yang ke neraka itu - "lidah"
Yang berharga itu - "iman"
Yang mententeramkan hati itu - "teman sejati"
Yang ditunggu Allah S.w.t itu -"taubat"
(Imam Al Ghazali)

analogi tentang google dalam hidup kita

Ni ada Sarapan Siang bagus ni dari sebelah 😍😍 :
............
MENCONTEK SPIRITUALITAS GOOGLE

Posted on August 14, 2015

Rio Beni Arya

Jadi…kenapa sebenarnya Google tidak membuat sebuah teknologi PC (Personnal Computer) atau membuat sebuah Operating System untuk sebuah PC atau Laptop? Saya bertanya tentang itu kepada seorang rekan saya yang kebetulan dulu pernah bekerja di Nokia. Saat dia masih di negara asalnya, China.

Mengetahui fakta bahwa rekan saya ini dulunya pernah bekerja di NOKIA, pembicaraan kami sepanjang jalanan dari Balikpapan menuju Kutai Kartanegara pagi itu diwarnai dengan diskusi ngalor ngidul, dimulai dari kenapa NOKIA tidak memasang Android pada Operating Systemnya, kenapa malah Windows Mobile? Lalu cerita tentang kebangkrutan NOKIA, lalu menyambar pada cerita tentang raksasa teknologi Google.

Banyak hal menarik yang dia ceritakan mengenai Google, tetapi satu hal mengenai pertanyaan saya di atas tadilah yang kemudian menjadi tema menarik kami sepanjang perjalanan.

Kenapa Google tidak membuat Operating System sendiri untuk sebuah PC atau LAPTOP, atau kenapa malah Google tidak merambah bisnis PC?

Lalu rekan saya ini menjelaskan dalam bahasa inggris yang pekat dengan logat China-nya. Ini saya baru tahu sekarang. Menurut dia, ada dua pendekatan besar dalam dunia teknologi komputer.

Pendekatan pertama, adalah golongan yang percaya bahwa trend di masa depan adalah personnal computer. Maksudnya, di masa depan, sebuah komputer haruslah menjadi semakin canggih, semakin complicated, dan mempunyai resource atau kemampuan perangkat yang semakin hebat. Apa sebab, sebabnya adalah sebuah aplikasi akan semakin canggih dan untuk menjalankannya butuh resource dan kemampuan dahsyat. Pada golongan inilah berada IBM dan kawan-kawannya.

Pada sisi yang berseberangan, adalah ORACLE. Yang berpendapat bahwa bukan sebuah PC yang harus menjadi semakin kompleks, melainkan sebuah server. Server, haruslah sangat digdaya, sedangkan sebuah PC atau LAPTOP hanya menjadi corong input dan display dari data yang diolah server. Tetapi, sebuah PC itu bisa tersambung ke server.

Tak ingin berpanjang lebar menceritakan tentang teknologi yang saya sendiri tak paham benar, tetapi ide itulah yang ternyata kemudian dipakai oleh Google.

Google tak membuat PC, juga tak terlalu getol membuat operating system, karena Google percaya, bahwa trend masa mendatang adalah CLOUD COMPUTING, dimana orang-orang akan semakin tergantung kepada server.

Sederhananya, seseorang hanya butuh komputer atau perangkat dengan kemampuan kelas medium, asalkan bisa input data, dan bisa display, dan ini yang paling penting “Terhubung dengan internet”.

Maka kita cobalah lihat semua produk Google. Ada Google maps. Google satelite. Google sky. Street view. Dan segala macam produk Google lainnya kesemuanya bisa dijalankan pada komputer kelas menengah, atau rendah, asalkan punya network yang kencang. Dan Google membuat browser hebat untuk menjadi corong display dan inputnya, yaitu Chrome.

Coba kita bayangkan, seandainya, semua kemampuan google maps, semua bank data Google maps, semua kecanggihan grafik Google maps itu harus disimpan pada sebuah PC, kita butuh PC seberapa dahsyat? PC kelas rendah sampai menengah tak akan sanggup menjalankan aplikasi itu. Tetapi, karena segala perhitungan dan algoritma google maps dijalankan oleh server, dan PC hanya menjadi display saja lewat browser, maka aplikasi yang sejatinya begitu kompleks itu terasa sangat ringan. Bahkan handphone bisa membukanya. Sekali lagi, hanya jika kita punya koneksi internet yang cepat dan stabil.

Wah, ini hal yang sangat menarik dan membuka mata saya. Saya mengucapkan terimakasih kepada rekan saya itu. Lalu tiba-tiba saya terfikir tentang sesuatu.

“You know what,” Saya sampaikan padanya, bahwa saya teringat tentang sebuah wejangan yang hampir analog dengan cerita dia barusan.

Sepertinya, saya tahu bagaimana mengaplikasikan strategi Google dalam kehidupan sehari-hari.

Rekan saya itu tertarik dan bertanya, bagaimana caranya?

Saya katakan padanya. Kita ini, setiap hari berhadapan dengan berbagai macam masalah dan perhitungan yang sangat kompleks. Masalah pekerjaan. Masalah rumah tangga. Masalah ekonomi. Dan segala macam masalah.
Dan pendekatan kita dalam mengatasi masalah itu selama ini adalah seperti golongan IBM yang merasa harus mengatasi segala masalahnya sendiri.

Akibatnya, kita harus memiliki PC yang demikian kompleks. Kita membebani diri kita sendiri. Sedangkan, hampir kita bisa katakan bahwa mungkin lebih dari sembilan puluh sembilan persen kejadian di dalam hidup ini tak bisa kita kontrol sama sekali, dan setiap kejadian akan berkelindan dengan kejadian lainnya yang saling mempengaruhi dalam hidup ini.

Jika kita ingin menghadapi semua masalah dengan perhitungan kita sendiri, maka kita bisa gila dan depresi. Apa pasal? Perhitungannya luar biasa kompleks.

Maka sebaiknya, kita tiru google. Sebenarnya kita hanya perlu kemampuan input data, dan kemampuan untuk display saja. Selebihnya, biarkan kalkulasinya dijalankan oleh server. Yang Maha Kuasa. Maka hidup kita akan menjadi lebih ringan.

Saya jadi teringat kembali dengan salah satu kutipan bijak dari aforisma Al-Hikam. “istirahatkan dirimu dari tadbir” kata Sang Bijak Ibnu Athoillah.

Apa itu tadbir? Tadbir adalah memastikan hasil usaha. Menghitung-hitung seandainya saya melakukan aksi begini, maka hasilnya PASTI begini.

Just do your part. Input datanya. Dan selebihnya biarkan Sang Maha Server –meski kita tahu tak ada umpama bisa menjelaskannya– yang mengaturnya.

Satu hal saja yang harus kita benar-benar jaga, yaitu “network”, koneksi yang sangat kencang dan stabil pada Sang Maha Server. Dzikrullah.....