Monday, 28 March 2016

Nasehat saat mendidik anak

Sesungguhnya ni'mat dan karunia Allah tak terhingga, dan di antara ni'mat yang paling mulia adalah ni'mat keturunan atau anak. Tidak ada yang mengetahui keagungan ni'mat ini kecuali orang orang yang terhalang mendapatkannya.

Anak juga merupakan amanah bagi kedua orang tua, yang kelak akan dipertanggung jawabkan di hadapan Allah, apakah ia menunaikan hak-hak mereka ataukah melalaikannya.

Allah Ta'ala berfirman:
يا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَ أَهْلِيكُمْ ناراً 
"Wahai orang-orang yang beriman peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka." (QS At Tahrim: 6)
Keshalihan dan kesuksesan seorang anak adalah dambaan setiap orang tua. Namun, tentu saja butuh kerja keras dalam mewujudkannya.

 Untuk setiap ayah dan ibu ada beberapa poin yang harus diperhatikan dalam mendidik anak:
🍃
 ⑴ DASAR DALAM MENDIDIK ANAK ADALAH MENEGAKKAN PERIBADAHAN KEPADA ALLAH TA'ALA DI DALAM HATI DAN JIWA MEREKA.
Allah telah menjadikan anak terlahir dalam kondisi beragama Islam, sehingga yang dibutuhkan adalah pengasuhan dan pengarahan yang benar agar ia tidak tersesat.

🍃⑵ AYAH DAN IBU SENANTIASA DALAM NUANSA PERIBADATAN KEPADA ALLAH TA'ALA.
Niatkan setiap hal yang dilakukan untuk anak, seperti mencari nafkah, mengajari, bahkan ketika bercanda sekalipun adalah ibadah untuk mencari keridhaan dan pahala dari Allah.

🍃⑶ MENGEDEPANKAN SIKAP IKHLAS DALAM MASALAH PENDIDIKAN.
Niat yang ikhlas memiliki kedudukan yang penting dan menjadi sebab kemaslahatan anak dan kebaikan pendidikan.
Karenanya, tidak sepatutnya ayah ibu menginginkan tujuan dunia dalam pendidikan anak, seperti agar anak dikatakan pintar, atau sekedar mendapatkan gelar dan jabatan.
🍃
⑷ DOA YANG TULUS DAN TERUS MENERUS UNTUK KEBAIKAN ANAK.
Dikisahkan dalam Al Qur'an bahwa para nabi dan rasul selalu memanjatkan doa untuk anak dan istri mereka. Carilah waktu-waktu mustajab dan jauhilah penghalang diterimanya doa.

🍃⑸ CARILAH RIZKI YANG HALAL DAN JAUHI HARTA YANG SYUBHAT (MERAGUKAN).
Karena Rasulullah shallahu alahi wa sallam bersabda:
"Wahai Ka'ab bin Ajrah, sesungguhnya tidak akan masuk surga daging yang tumbuh dari harta yang haram."
(HR Ahmad dishahihkan oleh Al Albani)

🍃⑹ TELADAN YANG BAIK ADALAH KEBUTUHAN POKOK DALAM PENDIDIKAN.
Bagaimana seorang anak akan mengamalkan yang diperintahkan apabila ia melihat orang tuanya menyepelekan amalan tersebut.
Atau bagaimana ia menjauhi suatu larangan sementara ia melihat orang tuanya gemar melakukan amalan tersebut.
Selain itu ingatlah bahwa ketika kita memberi teladan kita akan mendapat pahala selama anak kita mengamalkannya.

🍃⑺ SISIHKAN SEBAGIAN PERHATIAN KITA UNTUK MEMAHAMI URUSAN DUNIA DALAM BIDANG PENDIDIKAN.
Seperti metode pendidikan berdasarkan tahapan perkembangan anak, sarana modern yang menunjang pendidikan, dan semisalnya.

🍃⑻ SABAR.
Kesabaran adalah faktor terpenting dalam kesuksesan pendidikan.
Bersabar dalam menghadapi sikap buruk anak, rasa bosan anak, bersabar ketika berletih-letih mengantar anak demi mendapatkan pendidikan terbaik, dan bergembiralah karena kita sedang berada di tengah jihad di jalan Allah.

Allah berfirman:
والذين جهدوا فينا لنهدينهم سبلنا
"Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami."
(Al Ankabut: 69)

🍃⑼ SHALAT DAN SHALAT.
Shalat adalah kewajiban yang agung setelah syahadat. Berkomitmenlah dalam melaksanakannya dan tanamkan pada diri anak pentingnya dan kedudukan shalat dalam Islam, serta ajarkan mereka sholat sejak usia 7 tahun.

🍃⑽ MEMPERHATIKAN BAKAT KHUSUS DAN PERBEDAAN INDIVIDU MASING-MASING ANAK, SERTA BERSIKAP ADIL DALAM MEMPERLAKUKAN MEREKA.
Jangan menjadi orang tua yang mengabaikan bakat dan kemampuan anak ketika kecil, sehingga mereka tumbuh dalam kekosongan dan kesia-siaan.

🍃⑾ BERKOMITMEN UNTUK MENAHAN KEMARAHAN DAN LEDAKAN EMOSI.
Berlindunglah kepada Allāh ketika emosi mulai memuncak.
Islam telah mengatur hukuman bagi anak, seperti pukulan bagi anak tidak boleh lebih dari sepuluh kali, usia anak lebih dari 10 tahun, menggunakan tongkat yang kecil, dan menghindari memukul wajah dan aurat.
Akan lebih baik bila kita mampu mengganti pukulan dengan motivasi atau memboikot sementara kesenangan mereka.

🍃⑿ MASIH ADA WAKTU UNTUK MEMPERBAIKI KELALAIAN KITA DALAM MENDIDIK ANAK.
Mulai sekarang berikan porsi waktu dan perhatian yang lebih untuk mereka.
Mari kita teladani Rasulullah dalam berinteraksi dengan anak-anak, bagaimana Beliau shallallāhu 'alayhi wa sallam bersikap tawadhu', bercanda, tanpa melupakan pengajaran bagi anak-anak.

Dan semoga Allah mengaruniakan keturunan yang sholih kepada kita, menjadikan pandangan mata kita sejuk karena keshalihan mereka, dan mengumpulkan kita bersama mereka dalam syurgaNya.

📖 Disadur dari buku Kultum Setahun Bab Pendidikan Anak, Abdul Malik bin Muhammad Abdurrahman Al Qasim
✒ ️Ummu Sholih, di Jogjakarta

No comments:

Post a Comment